Debat Pilkada Kota Tangsel

Sebut Banyak Rumah Berubah Fungsi Jadi Tempat Usaha, Cawalkot Muhamad: Harus Menjadi Ruko Semuanya

Isu tata kota yang banyak menyimpang terkait kegiatan berniaga di Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi materi debat publik Pilkada Tangsel.

Youtube KPU Tangsel
Tangkapan gambar Paslon nomor 1, Muhamad - Rahayu Saraswati pada debat publik Pilkada tangsel, yang diunduh dari Youtube KPU Tangsel, Kamis (3/12/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Isu tata kota yang banyak menyimpang terkait kegiatan berniaga di Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi materi debat publik Pilkada Tangsel.

Calon Wali Kota (Cawalkot) Tangsel nomor urut 1, Muhamad, mengatakan, saat ini banyak rumah yang beralih fungsi untuk menjadi tempat usaha.

"Fungsi-fungsi rumah sudah banyak beralih fungsi," ujar Muhamad dalam acara debat publik Pilkada Tangsel putaran kedua yang disiarkan di Metro TV, Kamis (3/12/2020).

Muhamad berkomitmen akan menertibkan pengalihfungsian rumah yang tidak sesuai izin itu.

Ia ingin bagian depan jalan menjadi deretan ruko seiring pertumbuhan ekonomi di Tangsel.

"Ke depan kita kan tertibka. Yang di depan harus menjadi ruko semuanya. Karena sekarang lahan-lahan di Tangsel dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat besar sangat maju ini, masyarakat cenderung mengubah tata ruang sendiri," ujarnya.

Baca juga: Benyamin-Pilar Canangkan Bangun Taman Aspirasi di Setiap Kelurahan Sebagai Alternatif Musrenbang

Diketahui, debat kandidat putaran kedua ini mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat Tangsel yang Sehat, Berkarakter, Maju dan Sejahtera”.

Seluruh materi yang menjadi pemantik adu program pada debat ini diramu oleh sejumlah pakar dari berbagai bidang, yakni Komaruddin Hidayat, Radhar Panca Dahana, Adrianus Meliala, Eka Purna Yudha dan Endang Sulastri.

Pilkada Tangsel menjadi ajang kontestasi tiga pasangan calon yang masing-masing sudah mendapat nomor urut.

Baca juga: Azizah-Ruhama Janjikan Aplikasi untuk Ketua RT Demi Mendengar Aspirasi Dalam Membuat Kebijakan

Nomor 1 adalah pasangan Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang diusung koalisi besar lima partai, PDIP, Gerindra, PSI, PAN dan Hanura, dan didukung partai non parlemen NasDem, Garuda dan Perindo.

Muhamad merupakan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel, yang berambisi menggapai kursi Tangsel 1.

Sedangkan calon wakil wali kotanya, Rahayu Saraswati merupakan politikus Gerindra dan mantan anggota DPR RI. Saraswati juga merupakan keponakan dari Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

Baca juga: Pasangan Muhammad-Saraswati Janji Akan Rutin Hadiri Kondangan, Takziah hingga Ngopi Bareng Warga

Sedangkan pasangan nomor 2 adalah Siti Nur Azizah dan Ruhamaben. Pasangan itu diusung PKS, Demokrat dan PKB, serta didukung partai non parlemen PKPI.

Nur Azizah adalah mantan birokrat di Kementerian Agama. Ia juga dikenal sebagai putri dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin.

Wakilnya, Ruhamaben, merupakan kader PKS yang pernah menjabat Pimpinan DPRD Tangsel, serta Direktur keuangan PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS), BUMD Tangsel.

Baca juga: Saraswati Awali Debat Putaran ke-2 Bicara Ketimpangan dengan Menyinggung Meme Taj Mahal

Nomor urut 3 adalah pasangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan. Benyamin-Pilar diusung secara tunggal oleh Partai Golkar, dan didukung partai non parlemen, PPP, Gelora dan PBB.

Benyamin merupakan calon petahana. Pria 62 tahun itu menjabat wakil wali kota Tangsel selama dua periode sampai saat ini, mendampingi wali kota Airin Rachmi Diany.

Pasangannya, Pilar merupakan kader Golkar di Provinsi Banten. Pilar merupakan putra dari Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved