Ribut Gara-gara Wanita, Pria Berinisial A Tewas Usai Ditikam 4 Kali di Tangerang
Gara-gara permasalahan wanita, satu nyawa harus melayang setelah ditikam empat kali menggunakan pisau disekujur tubuhnya.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Gara-gara permasalahan wanita, satu nyawa harus melayang setelah ditikam empat kali menggunakan pisau disekujur tubuhnya.
Adalah A yang tutup usia setelah menerima empat luka tusukan ulah dari pelaku berinisial R warga Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.
Kejadian berdarah tersebut terjadi di Jalan Halim Perdana Kusuma RT. 04/05 Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang pada Jumat (4/12/2020) tengah malam.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim menjelaskan, awal mula kejadian penusukan saat adanya cekcok soal wanita yang dipacari pelaku.
Pacar dari pelaku sendiri ternyata adalah saudara dari korban, A.
"Berawal dari pelaku dan korban terjadi cekcok, yang ditenggarai permasalahan wanita, dimana korban menanyakan pertanggungjawaban pelaku," jelas Rachim saat dikonfirmasi, Sabtu (5/12/2020).
Namun, belum jelas maksud dari tanggungjawab yang dimaksudkan tersebut.
Baca juga: Cerita Striker Persija Jakarta Taufik Hidayat Saat Naik Motor Trail ke Gunung Puntang
Dari cekcok, lanjut Rachim, keduanya masuk ke dalam sebuah ruangan dan melanjutkan keributan yang semakin memanas.
Di lokasi itu lah, detik-detik nyawa A melayang setelah menerima empat luka tusuk dari pisau yang dikuasai oleh pelaku, R.
"Karena didesak dan merasa terancam, terjadilah baku hantam, dan menurut keterangan pelaku melakukan penusukan terhadap korban sebanyak empat kali," ungkap Rachim.
Akibatnya, A menderita luka tusuk dibagian pelipis, pipi, pinggang, dan leher.
A pun meninggal seketika di lokasi kejadian berselimutkan darahnya sendiri.
Baca juga: Spanduk Paslon Pilkada Depok 2020 Catut Logo KPU dan Pemkot, Ketua KPU: Main Pasang-Pasang Saja
Menurut Rachim, pelaku R sudah dicokok oleh petugas kepolisian dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Sudah (ditangkap), sekarang masih pengembangan, nanti info selanjutnya dikasih tahu," tutup Rachim mengakhiri wawancara.