Breaking News:

Butuh Rp 4,7 Triliun Untuk Normalisasi Seluruh Kali Bekasi

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, butuh Rp 4,7 triliun untuk normalisasi Kali Bekasi mulai dari hulu

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Aliran Kali Bekasi dekat Bendung Bekasi di Jalan Mayor M. Hasibuan Kota Bekasi salah satu titik yang akan dilakukan normalisasi 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, butuh Rp 4,7 triliun untuk normalisasi Kali Bekasi mulai dari hulu di P2C (Pertemuan Cileungsi Cikeas) hingga ke hilir di perbatasan Kabupaten Bekasi.

"BBWSCC (Balai Besar Wilayah Sungai Cileungsi Cisade) canangkan Rp4,7 triliun, itu dari hulu ke hilir," kata Tri saat dikonfirmasi, Senin (6/12/2020).

Total panjang Kali Bekasi dari P2P hingga ke perbatasan Kabupaten Bekasi membentang sepanjang 42 kilometer.

Namun, untuk kegiatan normalisasi secara keseluruhan belum masuk dalam rencana pengerjaan jangka pendek.

Kegiatan normalisasi kata Tri, baru akan dilaksanakan fase satu sepanjang 11 kilomter dari P2P dekat Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) hingga ke Bedung Bekasi.

"Jadi tetap rencana awal fase 1 yang dicanangkan BBWSCC, kurang lebih sebesar Rp600 miliar," terang dia.

Baca juga: Bertambah 1.466 Pasien, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Mencapai 145.427

Baca juga: Polisi Selidiki Asal Usul Senjata Api yang Digunakan Diduga Pengikut Rizieq Shihab

Baca juga: Penyerangan di Tol Japek, Polisi Kantongi Bukti Rekaman Suara Diduga Pengikut Rizieq Shihab

Kegiatan normalisasi fase satu lanjut dia, sudah masuk ke tahap lelang dan penyesuaian desain pembangunan.

"Mudah-mudahan sekarang dalam proses lelang sehingga nanti pertengahan Desember bisa terpilih siapa yang ditunjuk untuk melaksanakan proyek," tuturnya.

Dia memprediksi, jika tahap lelang proyek rampung, diharapkan pada awal 2021 pekerjaan fisik sudah dapat berjalan.

"Feeling saya sih awal tahun ini, kalau Kemang Pratama saya sih optimis pekerjaan fisik bisa dilaksanakan segera," tegas dia.

Sedangkan untuk di titik lain, kegiatan normalisasi perlu adanya pembebasan lahan pemukiman warga yang berdiri di sepadan sungai.

"Kemarin saya minta kepada masyarakat kami lakukan sosialisasi, karena kami sendiri juga belum dapat petanya," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved