Breaking News:

Kabar Artis

Lantang Sebut Baby Blues Tak Ada, Ayu Ting Ting: Itu Kayaknya Orang yang Belum Siap Punya Anak

Pedangdut Ayu Ting Ting dengan lantang menyebut di matanya syndrome baby blues tidak ada.

https://www.instagram.com/ayutingting92/
Ayu Ting Ting 

Lantas, apa itu baby blues syndrome dan bagaimana cara mengatasinya?

Dilansir dari TribunJatim.com, Natalia dari Biro Psikologi Talenta Jambi menjelaskan, baby blues merupakan kondisi perubahan emosi yang dialami oleh ibu setelah melahirkan bayi karena melahirkan adalah proses yang panjang dan rentan terhadap stres.

“Kata kuncinya ada di perubahan. Perubahan yang sifatnya homonal bahkan hinga ke bentuk badan. Perubahan hormon inilah yang paling berdampak besar pengaruhnya. 50 persen dari ibu hamil dan melahirkan mengalami hal itu,” ungkapnya.

Kondisi ini bisa terjadi bahkan di kehamilan kedua dan keberapapun, karena sifatnya hormon bisa terjadi perubaha emosi yang drastis.

Bayi 3 Bulan Dibunuh Ibu Kandungannya di Bandung, Dugaan Sementara Akibat Baby Blues Syndrom

Ibu Rumah Tangga Sebar Hoax Santet Lewat WA, Korban Tertipu Rp 52 Juta

Lama dari seorang ibu mengalami baby blues adalah sekitar 14 hari, dan yang paling parah terjadi saat hari ketiga atau keempat setelah melahirkan.

Selama 14 hari ini bukan berarti secara terus menerus mengalami perubahan emosi secara drastis namun bisa terjadi secara acak.

Menurut Natalia, ada cara yang dapat dilakukan untuk menghindari Baby Blues Syndrom pada perempuan yang baru melahirkan.

Salah satunya dengan relaksasi.

Ilustrasi Bayi
Ilustrasi Bayi (Freepik)

 “Cara mengatasinya paling mudah adalah relaksasi. Biasanya hal ini diajarkan di kelas persiapan melahirkan. Kita juga bisa berusaha mengatur pikiran kita bahwa kondisi ini sifatnya hormonal, pasti berlalu, tidak akan selamanya seperti ini,” jelasnya.

Hal-hal menyenangkan juga bisa dilakukan pasca melahirkan misalnya shoping online karena belum bisa keluar rumah.

Yang paling penting adalah dukungan suami dan keluarga besar dengan memaklumi kondisinya bukan justru menghakimi karena baby blues merupakan sesuatu yang sifatnya alami.

 “Itu bisa reda dengan sendirinya atau butuh bantuan orang lain, tergantung pada kondisi hormonnya. Ibu juga harus menyadari bahwa dirinya sedang mengalami baby blues,” ungkapnya.

Sedangkan melansir dari sumber lain, cara mengatasi syndrom ini bisa dengan persiapan mental.

Dikutip TribunJabar.com dari Halodoc.com, berikut adalah gejala, dan ciri-ciri baby bules syndrome:

Follow juga:

Gejala dan ciri-ciri Baby Blues Syndrome

Baby blues syndrome pada ibu muncul dengan gejala dan ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Muncul rasa sedih yang menyebabkan ibu menangis dan merasa depresi;
  2. Emosi labil, sehingga mudah marah dan muncul rasa takut yang tidak beralasan;
  3. Merasa kelelahan, sulit tidur, dan sering sakit kepala;
  4. Merasa kurang pencaya diri dan muncul kecemasan.

Munculnya baby blues syndrome memang umum terjadi usai ibu melahirkan, namun jika kondisi tersebut dibiarkan, akan memberikan efek negatif bagi ibu dan anak.

Cara mengatasi:

1. Lakukan persiapan fisik, mental, dan materil jelang persalinan

Ilustrasi olahraga
Ilustrasi olahraga (Net)

Melakukan persiapan melahirkan mulai dari fisik, mental, dan materil pada ibu.

Jika ibu siap dengan kehadiran buah hati, maka rasa cemas saat buah hati lahir tidak akan membuat ibu merasa tertekan, justru akan merasa bahagia.

2. Persiapan merawat bayi sebelum melahirkan

Ilustrasi melahirkan
Ilustrasi melahirkan (TRIBUNNEWS.COM)

Sebaiknya ibu mencari banyak informasi seputar persalinan agar tidak kaget saat mulai merawat si kecil.

Bicarakan dengan dokter mengenai tata cara merawat buah hati, sekaligus bagaimana cara menjaga kesehatannya.

Ketika ibu sudah mengetahui dan siap merawat si kecil, maka baby blues syndrome dapat dihindari.

3. Berbagi beban bersama pasangan

Ilustrasi Pasangan.
Ilustrasi Pasangan. (Kincir)

Berbagi beban bersama pasangan adalah cara terbaik untuk menghindari baby blues syndrome.

Bicarakan seputar bagaimana merawat si kecil serta berbagi tanggung jawab bersama pasangan.

Hal tersebut dapat meringankan beban ibu, baik secara fisik maupun secara psikis.

4. Berbagi pengalaman dengan ibu-ibu lain

Ilustrasi
Ilustrasi (iStock via TribunStyle.com)

Berbagi pengalaman dan informasi tentang merawat si kecil tentu sangat penting bagi ibu.

Hal tersebut dapat ibu lakukan melalui komunitas online maupun dengan sahabat yang juga seorang ibu.

5. Perhatikan pola makan dan istirahat

Pola Makan Sehat
Pola Makan Sehat (1health.id)

Memperhatikan pola makan dan istiragat tentunya sangat penting bagi ibu.

Menghadapi kehidupan baru dengan munculnya si kecil tentunya akan mengubah pada kegiatan ibu yang lebih padat.

Pola makan dan istirahat cukup merupakan kebutuhan penting bagi ibu agar kondisi tubuh selalu sehat.

6. Selalu berfikir positif

Berusaha untuk selalu berfikir positif adalah kunci utama terhindar baby blues syndrome.

Untuk itu, jangan sampai seorang wanita hamil dan pasca melahirkan merasa sedih hingga berfikir negatif yang akan memicu depresi.

(TribunJakarta.com/ TribunJambi.com/ TribunJabar.id)

Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved