Perkumpulan Bumi Alumni Luncurkan Produk UMKM Bernama Lupba

Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) organisasi nirlaba yang menaungi ratusan UMKM meluncurkan sebuah merek dagang yang diberi nama Lupba

Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Peluncuran Lupba di kawasan Cimanggis Golf, Depok, Jawa Barat Minggu (13/12/2020) 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) organisasi nirlaba yang menaungi ratusan UMKM meluncurkan sebuah merek dagang yang diberi nama Lupba.

Peluncuran berlangsung meriah di kawasan Cimanggis Golf, Depok, Jawa Barat Minggu (13/12/2020). Acara tersebut juga digelar melalui virtual zoom yang diikuti oleh komunitas UMKM dari seluruh Indonesia.

Hadir dalam peluncuran tersebut, Bomer Pasaribu, mantan Menteri Tenaga Kerja, Eka Sastra, Staf Ahli Menteri BKPM, Ferry Mursidan Baldan, Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang dan ratusan pegolfer, yang mengikuti UMKM Exhibition dan Golf Turnament.

Peluncuran merek Lupba adalah ikhtiar brilian ditengah pandemi dari komunitas bumi alumni. Bomer Pasaribu mantan Menaker memberikan apresiasi setinggi-tingginya, dengan terobosan PBA menghadirkan Lupba sebagai sebuah merek yang didedikasikan untuk produk UMKM.

“Pengelolaan produk UMKM selangkah lebih maju, dengan membuat branding yang dikelola bersama,hal ini seperti di luar negeri,” ujar Bomer Pasaribu. Ia berharap produk dengan merek Lupba ini bisa menembus pasar lokal dan global.

Launching merek Lupba yang dibarengi dengan turnamen golf, membuktikan UMKM tak bisa lagi dipandang sebelah mata.

“Baru kali ini UMKM mengadakan eksebisi turnamen golf. Hal ini membuktikan UMKM bisa naik kelas,” tambah mantan Diplomat dan Ketua Umum SPSI tersebut.

Hal senada disampaikan oleh Eka Sastra yang menyatakan Kementerian BKPM mendukung sepenuhnya inovasi yang diakukan oleh PBA , menaikan derajat UMKM.

“Sedianya Menteri BKPM, Bahlil Lahadalia akan hadir dalam acara ini,namun karena ada acara keluarga, beliau menugaskan kepada saya,” jelas Eka. Atas nama menteri, ia mengaku bangga dengan peluncuran merek Lupba yang digagas oleh komunitas bumi alumni.

Menurut Ary Zulfikar, Ketua PBA gagasan one branding untuk produk-produk UMKM dengan merek kolektif Lupba merupakan terobosan untuk memasarkan produk-produk tersebut, baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri.

“Untuk saat ini Lupba menjadi merek untuk produk keripik pisang, bawang goreng dan kopi,” jelasnya. Tiga produk ini dipilih karena sudah memenuhi syarat baik dari sisi kualitas maupun kemampuan produksi.

Demikian pula dengan potensi pasarnya masih sangat terbuka lebar. Keripik pisang, bawang goreng dan kopi merupakan tiga produk yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia.

Kehadiran merek kolektif menurut Dewi Tenty,Ketua Bidang Antar Lembaga PBA, sangat menguntungkan para pelaku bisnis UMKM. “Karena mereka hanya memikirkan bagaimana fokus membuat produknya saja, untuk strategi branding, pemasaran sudah ada yang menggarapnya,” jelasnya.

Sinergi antara pemilik produk dan merek kolektif sangat diperlukan, untuk mempercepat proses bisnis UMKM. “Perlu ada kerjasama, guyub dan solid, sehingga UMKM bisa berkembang lebih pesat lagi,” tambahnya.

Baca juga: Ikan Cupang Jadi Mahar Nikah? Keluarga Mempelai Saja Tak Percaya, Tapi Begini Maknanya

Baca juga: KlikKapal, Aplikasi Pintar Berikan Solusi Pebisnis Industri Tansportasi Laut

Kreasi dibalik nama Lupba sendiri menurut Dewi Tenty sudah dipikirkan masak-masak, idenya berawal dari kebiasaan pembeli yang suka lupa. “Kalau lagi belanja kan, suka lupa tuh, aduh mau beli bawang goreng merek apa, ah udah ada Lupba nih,” jelasnya. Lupba dibacanya “Lupa”.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved