Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Luhut Minta Gubernur Anies Perketat Aturan WFH, DPRD: Ada Aturan dan Hitungannya

Menurut Taufik, aturan itu tak bisa begitu saja diterapkan tanpa adanya perhitungan yang matang.

Tribunjakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik saat ditemui di DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik buka suara soal imbauan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperketat aturan kerja dari rumah atau work from home (WFH).

Menurutnya, aturan itu tak bisa begitu saja diterapkan tanpa adanya perhitungan yang matang.

"Saya kira ada aturan, ada hitungannya," ucapnya di gedung DPRD DKI, Selasa (15/12/2020).

Dalam penanganan Covid-19, Taufik menyebut, Pemprov DKI selalu berpatokan pada yang dimiliki.

Untuk itu, diperlukan perhitungan yang matang sebelum pengetatan aturan WFH kembali diterapkan.

"Saya kira Pemda sudah punya SOP (Standar Operasional Prosedur). Nanti tinggal lihat data DKI seperti apa," ucapnya, Selasa (15/12/2020).

Adapun imbauan itu disampaikan Menko Luhut demi memutus mata rantai Covid-19 di DKI yang belakang kembali melonjak.

Selain memperketat aturan WFH, Luhut juga meminta Anies membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah.

"Ya tempat kumpulnya orang saya kira memang harus dapat perhatian, makanya dilihat data tularannya di DKI seperti apa," ujarnya di gedung DPRD DKI.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved