Breaking News:

Bunuh Pacar Karena Cemburu

Pembunuh Pacar Karena Cemburu di Tangerang Dituntut 20 Tahun Penjara

Terdakwa pembunuhan kekasih di Karawaci, Kota Tangerang, MS (19) dituntut hukuman penjara 20 tahun.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Ega Alfreda
Sidang tuntutan terdakwa pembunuh kekasihnya sendiri karena cemburu di Pengadilan Negeri Tangerang, Senin (14/12/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Terdakwa pembunuhan kekasih di Karawaci, Kota Tangerang, MS (19) dituntut hukuman penjara 20 tahun.

MS membunuh kekasihnya Susilawati (20) karena faktor cemburu.

"Tuntutannya 20 tahun penjara dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana," ujar Jaksa Adib Fachri, di kantor Kejaksaan Negeri Tangerang, Senin (14/12/2020) malam.

"Karena ini kita lihat sudah terencana ya, kita lihat sudah ada jeda waktu untuk berpikir apakah tetal melaksanakan untuk menghilangkan nyawa atau enggak," sambung dia.

Ia menjelaskan, pembunuhan kepada kekasih yang terjadi di eks empang Kampung Gerendeng Pulo, Karawaci, Kota Tangerang pada Jumat (12/6/2020) lalu itu karena terbakar api cemburu.

Padahal antara terdakwa dan korban saat itu belum lama saling mengenal lewat media sosial Facebook.

Setelah dua bulan berkenalan melalui media sosial, keduanya lalu saling jatuh cinta dan sepakat berpacaran.

Baca juga: Imam Besar Masjid Istiqlal Soroti Fenomena Perceraian Keluarga di Indonesia

Lalu saat itu, pelaku dan korban bertemu untuk berkencan di salah satu apartemen Tangerang.

"Dia (terdakwa) kenalan di media sosial Facebiin, kemudian sudah beberapa lama jalin asmara sepasang kekasih. Janjian mereka untuk bertemu, pada saat janjian itu mereka juga ingin menginap di apartemen," terang Adib.

Namun, ketika itu korban mendapatkan pesan singkat dengan panggilan sayang dari seorang pria lainnya.

Lalu, pelaku pun mengetahui pesan romantis tersebut. Hingga akhirnya, pelaku cemburu dan gelap mata.

"Jadi, terdakwa menghabisi korban di sebuah gang. Diseret korban ke rawa, setelah lewat beberapa hari baru ditemukan jenazah sudah bengkak dan susah diidentifikasi lagi," beber Adib.

Baca juga: 15 Sekolah di Kota Bekasi Ajukan Diri Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Januari 2021

Baca juga: Letuskan Senjata, Polisi Ringkus Komplotan Maling HP Hingga Ke Pinggir Tol Karawaci,

Baca juga: Berawal Konflik Putrinya Pacaran Sejenis, Pria Ini Tembak Ayah Kekasih Anaknya Karena Tersinggung

Sementara, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Tangerang, Dapot Dariarma menambahkan, alasan pihaknya memberitan tuntutan hukuman penjara 20 tahun karena terdakwa merencanakan pembunuhan tersebut.

"Karena sudah sesuai. Kita lihatnya ini sudah terencana. Jadi, ada jeda waktu bahwa terdakwa berpikir untuk menghilangkan nyawa korban. Apalagi, terdakwa mengupayakan agar jenazah korban tidak dikenali," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved