Kaleidoskop Jabodetabek 2020
Tahun Baru 2020 Dibuka Banjir Kepung Ibu Kota, Makan Korban Jiwa Lansia Hingga Pelajar
Tahun Baru 2020 diawali dengan banjir yang menerjang ibu kota DKI Jakarta pada Rabu 1 Januari 2020. Hari itu tercatat terdapat empat korban jiwa.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM - Tahun Baru 2020 diawali dengan banjir yang menerjang ibu kota DKI Jakarta pada Rabu 1 Januari 2020.
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Jakarta membuat banjir di sejumlah titik ibu kota.
Bahkan akses jalan Jakarta-Tangerang lumpuh.
Banjir Jakarta juga memakan korban jiwa yakni Alif Ardana (16), pelajar kelas dua SMA yang tewas tersetrum tiang listrik di Kemayoran.
Adapula, Muhammad Ali (82) warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar yang meninggal dunia saat dievakuasi dari rumahnya akibat banjir terdampak luapan kali Sunter.
Kemudian, Nurjanah (37) meregang nyawa usai tersengat listrik di kediamannya, Jalan Mindi, RT 03/RW 07, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Rabu (1/1/2020).
Korban ditemukan di dekat kulkas dalam dapur rumahnya.
Tercatat pada 1 Januari 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan ada empat korban meninggal akibat bencana banjir di Jakarta.
"Sejauh ini ada empat orang yang confirm meninggal," ujar Anies kepada wartawan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.
"Rinciannya, dua orang di Jakarta Timur, satu orang di Jakarta Pusat dan satu orang di Jakarta Selatan," sambungnya.
Dia mengharapkan, jumlah warga yang meninggal tidak bertambah.
Sebab, menurut Anies, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memastikan seluruh tenaga medis bekerja di semua kawasan terdampak banjir.
Namun ternyata ada satu korban lagi di Koja Jakarta Utara.
Awalnya, TMC Polda Metro Jaya melalui akun Twitter menyebutkan bahwa banjir terjadi di beberapa wilayah di Jakarta, di antaranya di Perumahan Setneg Cempaka Putih, Jakarta Pusat.