Kaleidoskop Jabodetabek 2020
Tahun Baru 2020 Dibuka Banjir Kepung Ibu Kota, Makan Korban Jiwa Lansia Hingga Pelajar
Tahun Baru 2020 diawali dengan banjir yang menerjang ibu kota DKI Jakarta pada Rabu 1 Januari 2020. Hari itu tercatat terdapat empat korban jiwa.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Tak diketahui pasti kapan dan sebab pria bernama Muhammad Ali (82) meninggal, namun jasadnya dievakuasi petugas gabungan sekira pukul 10.07 WIB.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan Ali merupakan satu warga RT 04 yang tak sempat mengungsi saat debit air naik.
"Untuk penyebab kematiannya karena apa belum diketahui. Masih kita cari tahu apa meninggal karena banjir atau sebab lain," kata Arie di Makasar, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020).

Setelah dievakuasi bersama seorang perempuan dewasa dan anak kecil, jasad Ali dibawa menuju rumah sakit terdekat.
Arie menuturkan sejak pukul 07.00 WIB mendapat laporan dari warga RW 04 adanya lansia dan anak-anak yang terjebak banjir.
Namun ketinggian air yang mencapai empat meter di sejumlah titik wilayah RW 04 dan letak permukiman warga yang berupa gang menyulitkan evakuasi.
"Kita terkendala tinggi air dan lokasi rumah warga yang berada di gang. Karena dalam gang perahu ukuran besar enggak bisa masuk, harus pakai perahu kecil," ujarnya.
Letak rumah warga yang penghuninya terjebak pun menyulitkan evakuasi karena petugas tak mengetahui pasti lokasi rumah warga.
Petugas gabungan TNI-Polri, Basarnas, dan pemadam Jakarta Timur harus dipandu warga sekitar guna menjangkau letak rumah yang penghuninya terjebak.
"Untuk saat ini yang dilaporkan meninggal saat banjir satu orang, di Kelurahan Cipinang Melayu ini. Mudah-mudahan enggak ada lagi, saat ini kita masih proses evakuasi," tuturnya.
Ibu Tewas Tersetrum Kulkas
Nurjanah (37) meregang nyawa usai tersengat listrik di kediamannya, Jalan Mindi, RT 03/RW 07, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Rabu (1/1/2020).
Korban ditemukan di dekat kulkas dalam dapur rumahnya sekitar pukul 12.00 WIB siang tadi.
Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Andry Suharto mengatakan, korban diduga hendak mengambil sesuatu dari kulkas yang berada di dapur rumahnya.
Saat kejadian, kondisi rumah korban tengah terendam banjir.
Air juga merendam bagian bawah kulkas di dapur rumah korban.
"Jadi diduga korban akan mengambil sesuatu di kulkasnya. Aliran listrik dari kompresor kulkasnya itu terendam air," kata Andry.
Jenazah korban ditemukan telentang di dekat kulkas. Air juga merendam sebagian tubuh korban yang sudah tak bernyawa.
Adapun setelah kejadian, jenazah korban dibawa ke RSCM untuk dilakukan visum et repetum.
"Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ucap Andry.
Perjalanan KRL Terganggu
Banjir yang merendam wilayah Jadetabek membuat sejumlah perjalanan kereta api di Daop 1 Jakarta terganggu.
Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan sejumlah titik jalur lintas KA di area Daop 1 Jakarta terimbas banjir dengan ketinggian bervariasi sekitar 4-8 cm di atas Kop Rel.
Adapun area jalur rel yang terimbas diantaranya :
1. KM 9+700 lintas antara Rawa Buaya - Batu Ceper ketinggian air mencapai 8cm diatas Kop Rel.
Kondisi tersebut berdampak pada perjalanan KA Bandara dan KRL Relasi Tangerang - Duri, hingga pukul 07.50 WIB lintas belum dapat dilalui Kereta Api.
Sejumlah perjalanan KRL dan KA Bandara dibatalkan.
2. KM 28+7 lintas antara Bekasi - Tambun berdampak pada kelambatan kedatangan perjalanan KA Jarak Jauh dan KRL yang harus mengurangi kecepatan saat melalui lokasi.
3. KM 2+7/8 terdapat genangan air antara lManggarai - Tanah Abang. Lintas tersebut masih dapat dilalui namun kecepatan perjalanan KA dibatasi saat melintas dilokasi.
4. Jalur 5 dan 6 Stasiun Tanah Abang terdampak luapan air dari kali Ciliwung dengan ketinggian air hingga 50 cm diatas Kop Rel.
Perjalanan KA dari Stasiun Tanah Abang menuju Serpong/Parung Panjang/Maja dan Rangkasbitung tidak dapat dilakukan.
5. KM 17+4 lintas antara Pondok Ranji - Kebayoran ketinggian air mencapai 20 cm diatas Kop Rel dan Berdampak pada perjalanan KRL.
Lintas belum dapat dilalui sehingga perjalanan KRL dari Parung Panjang/Serpong/Maja/Rangkasbitung hanya dapat dioperasikan sampai Pondok Ranji.
Perjalanan KA dari arah Stasiun Tanah Abang belum dapat dilakukan.
Eva mengatakan terkait hal tersebut maka untuk keselamatan dan keamanan perjalanan Kereta Api, PT KAI daop 1 melakukan sejumlah langkah berupa perubahan pola operasi hingga pembatalan perjalanan.
"Adapun untuk keberangkatan KA Jarak Jauh baik dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir tidak mengalami keterlambatan," kata Eva dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/1/2020)
Underpass Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Lumpuh
Bandara Soekarno-Hatta tak luput dari banjir setelah hujan deras yang mengguyur kawasan Tangerang sejak Selasa (31/12/2019) malam hingga Rabu (1/1/2020).
Beberapa akses jalan menuju Bandara Soekarno-Hatta terputus akibat genangan air.
Seperti di underpass Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta yang hingga saat ini ditutup oleh pihak PT Angkasa Pura II karena tergenang air.
Senior Manager Of Branch Communication and Legal PT Angkasa Pura II KCU Bandara Soekarno-Hata, Febri Toga Simatupang mengatakan untuk sementara akses underpass Perimeter Selatan tidak bisa dilalui.
"Untuk sementara akses underpass Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta ditutup karena tergenang air yang cukup tinggi," kata Febri kepada TribunJakarta.com, Rabu (1/1/2020).
Menurutnya, penutupan underpass Perimeter Selatan karena pihaknya sedang melakukan proses penurunan air yang disebabkan hujan semalaman yang tak kunjung reda.
Namun, Febri memastikan kalau akses Perimeter Selatan masih dapat dilewati melalui Pos 1 yang dari arah Jurumudi Kota Tangerang.
Baca juga: Keluarga Korban Pembunuhan Ibu Hamil: Kalau Ada yang Lebih Berat dari Hukuman Mati Kami Ajukan
Baca juga: Wagub DKI Klaim Kantongi Izin Menko Luhut Soal Aturan WFH 50 Persen
Baca juga: Kaleidoskop 2020, Alun-Alun Kota Depok yang Beroperasi Selama 2 Bulan Imbas Pandemi Covid-19
Pengguna jasa juga masih dapat melalui akses Perimeter Utara bila ingin menuju Bandara Soekarno-Hatta.
"Pengguna jasa masih bisa lewat Pos 1 Jurumudi untuk melewati Perimeter Selatan. Bisa juga menggunakan Perimeter Utara tidak ada banjir," jelas Febri.
Tidak hanya underpass Perimeter Selatan yang digenangi banjir, ternyata tol yang menuju Bandara Soekarno-Hatta pun lumpuh.
Seperti tol yang mengarah ke Cawang dari Bandara Soekarno-Hatta dan tol yang datang dari arah Jakarta menuju Bandara Soekarno-Hatta.
"Tapi untuk akses jalan yang tinggi, yang di atas itu aman, yang berada di bagian bahu itu."
"Jadi masyarakat dapat menggunakan akses jalan tol yang di sisi karena lebih tinggi," imbau Febri.
Ia juga mengimbau pengguna jasa maskapai untuk datang lebih awal agar tak terlambat akibat banjir mengepung Jakarta dan sekitarnya.
Untuk memastikan status penerbangan, pengguna jasa diharapkan menelepon call center tiap maskapai menyusul cuaca buruk yang terjadi hingga saat ini.
"Tapi secara keseluruhan semua aktivitas penerbangan tidak terganggu dan tetap beroperasi normal."
"Penumpang diminta untuk datang lebih awal antisipasi kemacetan di kawasan Bandara Soekarno-Hatta," beber Febri. (*)(TribunJakarta.com)