Antisipasi Virus Corona di DKI

4 Nakes Gugur Terpapar Covid-19, Dinkes Bekasi Evaluasi Prokes di Lingkungan Puskesmas dan RSUD

Evaluasi menekankan pada penerapan prokes seperti misalnya penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap dan sesuai maksimal empat jam sekali ganti

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kepala Dinkes Kota Bekasi Tanti Rohilawati di Posko Gugus Tugas Covid-19 Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (21/10/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com,Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan, pihaknya mengevaluasi penerapan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan Puskesmas dan RSUD milik pemerintah kota (pemkot).

Tanti menjelaskan, evaluasi menekankan pada penerapan prokes seperti misalnya penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap dan sesuai maksimal empat jam sekali ganti.

"Pasti (kita evaluasi) untuk kesiapan APD dan logistik Pemkot Bekasi udah maksimal. Saya sampaikan lagi kepada Kapus (kepala puskesmas) bahwa penggunaan APD harus betul-betul sesuai," kata Tanti, Jumat (18/12/2020).

Selain itu, penataan area puskesmas dan RSUD juga harus benar-benar disesuaikan penerapan social distancing.

"Ini tidak boleh diabaikan. Begitu juga social distancing-nya. Jangan kita karena sudah terbiasa melayani terus ada kelonggaran," tegas dia.

Meski begitu kata dia, paling penting adalah prilaku masyarakat yang harus tetap menjalankan prokes di manapun dan kapapun berada.

"Ini yang harus diperkuat kembali khususnya di pelayanan nakes. Tapi kembali lagi ke masyarakat harus betul-betul lakukan prokes. Karena munculnya terkonfirmasi dari perilaku juga," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak empat tenaga kesehatan (nakes) dari instansi pemerintah meninggal dunia setelah berjuang menjadi garda terdepan.

"Terakhir memang ada dua orang, tapi saya luruskan seluruh total ada empat nakes baik dari Pukesmas maupun RSUD," kata Tanti.

Baca juga: Cegah Covid-19, Ancol Dapat Sertivikasi CHSE dari Kemenparekraf

Baca juga: Polisi Pusat Imbau Massa Aksi 1812 Ikut Rapid Test Covid-19

Baca juga: Cegah ASN Liburan Keluar Kota, Pemprov DKI Wajibkan Lapor Harian

Keempat nakes itu diantaranya, seorang dokter spesialis di RSDU Jatisampurna, lalu kepala ruang perawatan RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. 
Kemudian kata Tanti, seorang perawatan di puskesmas dan terakhir kepala Puskesmas Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang.

"Keempatnya terkonfirmasi positif Covid-19 karena merupakan garda terdepan sehingga terpapar saat menangani pasien," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved