Breaking News:

Natal dan Tahun Baru 2021

Pusat Keramaian & Hiburan di Kabupaten Tangerang Wajib Tutup Pukul 19.00 WIB Saat Libur Akhir Tahun

Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengeluarkan surat resmi soal peraturan jam operasional selama Libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
Istimewa/dokumentasi Pemkab Tangerang
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat melakukan konferensi pers secara digital soal pemberlakuan PSBB di Kabupaten Tangerang, Senin (13/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengeluarkan surat resmi soal peraturan jam operasional selama Libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Peraturan tersebut tertuang dalam surat edaran nomor 433/4322-KSD/2020 tentang imbauan dalam rangka peringatan hari Natal dan Tahun Baru 2021 pada situasi Pandemi Virus Corona.

Dalam surat tersebut ada aturan aturan jam pembatasan operasional untuk tempat hiburan, kafe dan pusat perbelanjaan yang hanya diperbolehkan sampai pukul 19.00 WIB.

Dalam surat edaran yang ditandatangani Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar sejak tanggal 16 Desember tersebut, terdapat enam aturan yang berlaku untuk Natal dan Tahun Baru. 

"Aturan dari surat itu bermaksud untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tangerang," kata Zaki, Jumat (18/12/2020).

Pada poin pertama, tertulis khusus pada malam pergantian tahun atau pada 31 Desember 2020, semua pusat keramaian seperti kafe, rumah makan, pusat perbelanjaan, mal dan lainnya, wajib ditutup pukul 19.00 WIB.

Ada juga larangan untuk menyalakan kembang api, pesta kembang api, ataupun bentuk perayaan lainnya. 

Bupati juga melarang melakukan kegiatan yang bersifat berlebihan dan mengundang kerumunan.

Poin selanjutnya, Zaki mengatur agar masyarakat Kabupaten Tangerang dalam menjalankan segala aktifitasnya, merayakan natal dan ibadah lainnya wajib mengenakan masker dan menerapkan protokol kesehatan.

Ketiga, warga yang akan melakukan misa atau ibadah perayaan natal, untuk lebih mengutamakan dilakukan secara daring atau online. 

"Dan untuk tatap muka, agar mengatur kapasitas jemaat maksimal 30 persen dari kapasitas gedung atau ruangan," tulis dalam surat edaran tersebut.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved