Breaking News:

Keluarga Bakal Pindahkan Jasad Ibu Hamil 9 Bulan Agar Dimakamkan di Kampung Halaman

Kakak ipar Hilda, Harum (33) mengatakan berharap agar jasad adik iparnya yang dibunuh saat hamil sembilan bulan itu dapat dimakamkan secara layak.

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Bima Putra
Kakak ipar Hilda Hidayah, Harum (33) saat memberi keterangan di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (22/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Keluarga besar Hilda Hidayah (22) berusaha bangkit dari kasus pembunuhan yang dilakukan Hendra Supriyatna alias Indra (38) pada 3 April 2019 silam

Setelah memastikan Indra yang merupakan suami siri Hilda mendekam di sel tahanan Polsek Makasar guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kakak ipar Hilda, Harum (33) mengatakan berharap agar jasad adik iparnya yang dibunuh saat hamil sembilan bulan itu dapat dimakamkan secara layak.

"Rencananya jasad mau kita makamkan di kampung halaman, jadi mau dipindah dari sini (Jakarta) ke sana. Biar dimakamkan secara layak," kata Harum di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (21/12/2020).

Meski jasad Hilda yang sebelumnya ditemukan dalam keadaan setengah terkubur di taman kota Tol Jagorawi pada 7 April 2019 kini sudah dimakamkan.

Namun jasad Hilda dimakamkan tanpa identitas karena baru pada Senin (14/12/2020) Unit Reskrim Polsek Makasar berhasil mengungkap identitas.

"Informasi dari polisi dimakamkan di TPU Kalideres (Tegal Alur), dimakamkan tanpa identitas. Makanya kita berharap banget jenazah bisa dipindah ke kampung halaman," ujarnya.

Harum menuturkan pihak keluarga bakal memakamkan jasad Hilda di Desa Bantarkalong, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya.

Keinginan pihak keluarga pun sudah disampaikan ke Unit Reskrim Polsek Makasar yang menangani kasus pembunuhan Hilda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved