Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Dapat Bantuan dari Kemenhub, Terminal Pulo Gebang Gelar Rapid Test Antigen Gratis

Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur menggelar rapid test antigen gratis bagi calon penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP).

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Suasana di area keberangkatan Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (27/5/2020). Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur menggelar rapid test antigen gratis bagi calon penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur menggelar rapid test antigen gratis bagi calon penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP).

Kepala Terminal Terpadu Pulo Gebang, Bernard Pasaribu mengatakan tes antigen yang mulai hari ini digelar merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan.

"Bantuan Kementerian Perhubungan, sebanyak 800, pelaksanaannya dibagi beberapa hari," kata Bernard saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (22/12/2020).

Calon penumpang yang hendak melakukan perjalanan cukup datang ke terminal melakukan tes di lokasi tanpa perlu menuju fasilitas kesehatan.

Kasatpel Operasional dan Kemitraan Terminal Terpadu Pulo Gebang, Afif Muhroji menuturkan pemeriksaan menyasar penumpang yang tujuan Bali.

"Kita dasarnya SE No 20 Menteri Perhubungan, untuk wilayah pulau Jawa (rapid test antigen jadi) sifatnya imbauan, kalau ke Bali wajib rapid test antigen," ujar Afif.

Rapid test antigen masih sebatas imbauan mengacu pada surat edaran (SE) Satgas Covid-19 no 3 tahun 2020, ini termaktub dalam bagian protokol huruf C.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meroket hingga Kapasitas RS Rujukan Menipis, PSBB Transisi Dianggap Tak Tepat Lagi

Sementara penumpang yang melakukan perjalanan di wilayah pulau Jawa dapat melakukan perjalanan tanpa hasil negatif Covid-19 hasil rapid test antigen.

"Sekitar pulau Jawa pakai keterangan bebas infulenza sudah cukup. Untuk tenaga medis yang melakukan rapid test kami koordinasi dengan Sudin Kesehatan Jakarta Timur," tuturnya.

Rapid test antigen dipilih jadi syarat keberangkatan penumpang karena efektivitasnya dalam deteksi Covid-19 lebih akurat dibanding rapid test antibodi.

Baca juga: Polisi Bersenjata Turun Tangan, Hewan Ternak di Kuningan Mati Mengenaskan Oleh Makhluk Misterius

Pun efektivitasnya masih di bawah uji swab secara RT-PCR yang ditetapkan badan kesehatan dunia jadi cara menentukan orang terkonfirmasi Covid-19.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved