Sepanjang Tahun 2020, Terjadi Kejahatan di Jadetabek Setiap 17 Menit Sekali

Irjen Pol Fadil Imran menyebut setiap 17 menit sekali terjadi tindak pidana di wilayah hukumnya yang meliputi Jadetabek, kasus kriminalitas menurun.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
Dok Humas PMJ
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyebut setiap 17 menit sekali terjadi tindak pidana di wilayah hukumnya yang meliputi Jadetabek, kasus kriminalitas menurun. 

Kriminalitas Turun

Tingkat kriminalitas di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang meliputi Jakarta, Depok, Tangerang Kota, dan Kota Bekasi (Jadetabek) mengalami penurunan.

Sepanjang tahun 2020, jumlah kasus kriminalitas di Jadetabek mencapai 30.324.

Angka itu menurun dibandingkan 2019 yang jumlahnya mencapai 32.614 kasus.

"Menurun 2.290 kasus atau turun tujuh persen," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat acara rilis akhir tahun, Rabu (23/12/2020).

Sebaliknya, lanjut Fadil, angka pengungkapan kasus kriminal di Jadetabek meningkat sebanyak 15 persen.

Di sisi lain, terdapat dua kasus kriminal yang mengalami peningkatan, yaitu pencurian dengan pemberatan (curat) dan pemerasan.

Pada 2020, kasus curat di Jadetabek mencapai angka 1.456. Meningkat 14 persen dari 2019 yang mencapai 1.279 kasus.

Baca juga: UPDATE Klasemen & Hasil Liga Italia:AC Milan Berjaya di Puncak, Inter Milan Kena PHP,Juventus Merana

Sementara itu, pemerasan di Jadetabek meningkat 23 persen dari 168 menjadi 228 kasus.

"Untuk kasus pembunuhan, penganiayaan, curas, curanmor, kebakaran, judi, perkosaan, narkotika, dan kenakalan remaja semuanya menurun tahun 2020 ini," ujar Fadil.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved