Natal dan Tahun Baru 2021
TPU Pedurenan Bekasi Ramai Dikunjungi Peziarah di Momen Natal
TPU Pedurenan yang merupakan makam khusus Covid-19, rupanya tidak luput dari kegiatan peziarah yang hendak mengirimkan doa di pusara sanak saudaranya.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, MUSTIKAJAYA - Sejumlah umat kristiani melakukan ziarah kubur di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pedurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, dalam mengisi perayaan Natal, Sabtu (26/12/2020).
Pantauan TribunJakarta.com, sejumlah warga datang bersama keluarga melakukan ziarah ke makam anggota keluarganya.
TPU Pedurenan yang merupakan makam khusus Covid-19, rupanya tidak luput dari kegiatan peziarah.
Adapun makam khusus pasien Covid-19 di TPU Peduran berada terpusat di satu blok yang sama, kondisinya sejauh ini tidak jauh beda dengan makam pada umumnya.
Jika baru pertama kali dimakamkan, pihak ahli waris atau keluarga pasien Covid-19 tidak diperkenankan ikut dalam kegiatan pemularasan.
Kondisi makam juga terlihat sudah rapi, pengelola makam sudah menata kondisi pusara pasien Covid-19 sehingga tampak seperti makam pada umumnya.
Beberap bahkan sudah dipakaikan nisan yang terbuat dari batu atau semen, meski masih terdapat makam yang nisannya masih berbentuk papan kayu.
Domo (50) seorang peziarah mengatakan, momen Natal memang kerap digunakan sejumlah umat berziarah.
"Kegiatan ziarah kubur memang sering dilakukan, terutama pada saat Natal umat banyak melakukan meski tidak semuanya," kata Domo di TPU Pedurenan.
Warga Kecamatan Bekasi Selatan ini mengaku, berziarah ke salah satu makam kerabat dekatnya yang berpulang awal tahun ini.
"Ini tahun pertama (Natal pertama) keluarga saya, sahabat dekat saya tidak bisa merasakan, ziarah ini untuk mengenang sekaligus melepas kerinduan," tuturnya.
Sementara itu, Marlin (47) seorang peziarah di TPU Pedurenan mengungkap, ziarah kubur di momen Natal merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan keluarganya.
"Memang setiap momen Natal, selain mengunjungi keluarga yang masih hidup kami juga mengunjungi keluarga yang sudah meninggal," ucapnya.
Baca juga: Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Positif Covid-19, Menteri Budi: Bisa Reschedule atau Refund
Baca juga: H+1 Natal, Ribuan Wisatawan Kunjungi Taman Impian Jaya Ancol
Baca juga: Hari Ini 5.747 Penumpang Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen
Terkait dengan situasi Covid-19, dia mengaku tidak begitu mengkhawatirkan. Sebab, prosedur pemulasaran pasien sudah dilakukan sedemikian rupa.
"Saya rasa proses pemakamannya sudah cukup aman ya, jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan kalau untuk pasien yang sudah meninggal dunia apalagi di sini sudah dimakamkan," terang dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/suasana-tpu-pedurenan-di-kecamatan-mustikajaya-kota-bekasi.jpg)