Terkuak Keseharian Pegawai Bank 24 Tahun di Kuta, Sempat Hubungi Kekasih Sebelum Tewas Mengenaskan

Terungkap keseharian pegawai bank Ni Putu W (24) yang ditemukan meninggal dunia di rumah berlantai dua.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
TRIBUNBALI/FIRIZQI IRWAN
Sempat hubungi kekasih, Pegawai bank 24 tahun ditemukan tewas mengenaskan di Denpasar. 

"Terakhir komunikasi hari Jumat lalu sama seminggu yang lalu sih. Sempat juga saya lihat postingan di Facebook nya karena sering pasang status.
Waktu itu dia sedang berlibur dengan cowoknya," kata Nana.

Baca juga: Komnas HAM Kantongi Bukti TKP Penembakan 6 Anggota FPI, Rocky Gerung: Jangan Ada Dusta Dalam Negara

Nana menyatakan kerap kali menyempatkan untuk berkomunikasi dengan adik sepupunya tersebut.

"Saya selalu sempat pantau, meskipun saya juga kerja. Dia juga sibuk kerja di bank, jadi semenjak kerja ini sudah sangat jarang ketemu," beber Nana.

Sehari-hari, setiap ia berkomunikasi dengan adiknya atau korban, Nana dan Putu W selalu bercanda.

Kendati demikian, Nana menuturkan, ketika ada masalah korban selalu menutup diri dan tidak mau menceritakan bahkan membuat beban keluarganya.

"Jadi kalau ada masalah dia diem. Dia punya cowok juga diem, maksudnya dia mau berbagi dengan cowoknya tapi gak mau ngerepotin sama cowoknya," aku Nana.

Baca juga: Analisa Rocky Gerung ketika Sandiaga Prabowo Jadi Menteri Jokowi: Kabinet Kelurahan Sejahtera

Terkait korban tinggal di rumah dua tingkat, Nana menyatakan, sang adik terkadang tinggal bersama pacar dan orangtuanya.

"Adik disini tinggal kadang sama pacarnya, kadang sama orang tuanya," lanjut Nana.

Meski demikian, keterangan ini berbeda dari saksi yang berada di lokasi.

Dalam rumah tersebut, korban kelahiran Denpasar 25 Oktober 1990 asal Sukawati, Gianyar, diketahui tinggal seorang diri.

Sementara itu, saat ditanya mengenai informasi yang ia terima soal kematian adiknya, Nana mengetahui dari kerabat dekatnya.

"Saya tahu informasi ini dari ibunya (tantenya), saya kakaknya (sepupu). Jadi baru tahu tadi pagi. Dikabari kalau adiknya ngalin (mati). Terus saya tanya ngalin gimana? Saya kan gak ngerti, jadi maksudnya sudah gak ada lagi,"

"jadi kan saya gak percaya. Saya kira bercanda, biasanya begitu. Saya kira mau nikah, ternyata enggak," ujar Nana ditemui di TKP.

Atas kejadian nahas ini, Nana dan keluarganya berharap kasusnya dapat segera terungkap.

Diduga Korban Pembunuhan

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved