Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Kasus Positif Melonjak, Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Terapkan Daftar Tunggu

Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangsel bahkan sampai menerapkan daftar tunggu bagi pasien yang hendak dikarantina

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Belasan pasien Covid-19 sembuh di RLC Tangsel, Minggu (29/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Lonjakan kasus Covid-19 baru di Tangerang Selatan (Tangsel) semakin tinggi pada penghujung 2020 ini.

Data Covid-19 per hari ini, Rabu (30/12/2020), sudah mencapat 3.969 kasus, bertambah 54 kasus dari hari sebelumnya.

Sebanyak 3.140 orang sudah dinyatakan sembuh. 382 orang masih dirawat di rumah sakit, diisolasi mandiri dan isolasi terpusat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sementara 174 orang meninggal dunia akibat Covid-19. 

Baca juga: Wali Kota Airin Inventarisir Indekos yang Bersedia Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Tangsel

Baca juga: Cerita Pasien Covid-19 Tangsel Rayakan Natal di Tempat Karantina, Terharu Tak Bisa Bersama Anak

Baca juga: Dadang Darmawan Naik Gantikan Agus Sunarjo Sebagai Ketua DPD PKS Tangsel 

Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangsel bahkan sampai menerapkan daftar tunggu bagi pasien yang hendak dikarantina.

Koordinator RLC, Suhara Manullang, mengatakan, banyak warga Tangsel yang terpapar Covid-19 tetapi tidak bisa isolasi mandiri di rumah karena kondisinya tidak memungkinkan. 

"Jadi seperti yang kita ketahui, karantina di rumah itu kan semuanya tidak bisa melakukannya. Tapi karena di sini full, maka daftar dulu nah baru biasanya besok sore kami terima, karena secara rutin jam 10 kami memulangkan pasien," ujar Suhara di RLC, Ciater, Serpong, Selasa (29/12/2020).

Pasien Covid-19 baru yang hendak diisolasi di RLC harus menunggu peserta karantina RLC pulang terlebih dahulu secara berkala.

Daftar tunggu merupakan upaya kepastian kepada pasien Covid-19 bahwa mereka akan segera mendapat penanganan isolasi.

"Artinya kan harus ada kepastian, ya jangan sampai sudah didiagnosa Covid-19, pasti ada stresnya, enggak jelas dia dapat perawatan di mana. Sementara khawatir menularkan kepada keluarga, dan sebagainya, maka ya kami hanya memberi satu kepastian, ya sudah sekarang penuh tapi besok sore bisa masuk," ujarnya. 

Suhara juga mengumumkan, jumlah peserta karantina di RLC sudah 108 orang dari total kapasitas sebanyak 150 tempat tidur.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved