Kawasan KBT Jakarta Timur Ditutup Hingga Waktu yang Belum Ditentukan

Pemkot Jakarta Timur menutup kawasan Kanal Banjir Timur (KBT) pada Kamis (31/12/2020) guna mencegah kerumunan pada malam pergantian tahun baru 2021.

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Bima Putra
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar saat memberi keterangan di Duren Sawit, Kamis (31/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Pemkot Jakarta Timur menutup kawasan Kanal Banjir Timur (KBT) pada Kamis (31/12/2020) guna mencegah kerumunan pada malam pergantian tahun baru 2021.

Meski penempatan aparat gabungan dari unsur Pemkot, Polres, dan Kodim 0505 Jakarta Timur hanya berlangsung hingga tanggal 3 Januari 2021.

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan penutupan kawasan KBT berlangsung hingga waktu yang belum dapat dipastikan.

"Sampai nanti kita tunggu keputusan lebih lanjut dari pak Gubernur. Karena Covid-19 di Jakarta Timur sampai hari ini kurang lebih 36 ribu," kata Anwar di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (31/12/2020).

Penutupan yang dimaksud yakni menutup akses jalur inspeksi KBT dengan barrier beton agar pedagang kaki lima (PKL) tak bisa berjualan di kawasan KBT.

Pasalnya keberadaan PKL yang menjajakan baju, hingga makanan dianggap memancing kerumunan warga untuk datang berkerumun di lokasi.

"Ada delapan titik posko (pengamanan) di KBT, tidak boleh lagi ada aktivitas di sepanjang KBT. Karena penduduk saya (Jakarta Timur) paling banyak, tiga juta lebih. Jadi kita harus mengambil sikap," ujarnya.

Baca juga: Sandiaga Uno Beri Pesan ke Wagub DKI: Kita Kekurangan 1.200 Kamar untuk WNA Malam Ini

Baca juga: Sopir Truk Kontainer Pembawa Vaksin Sinovac di Bandara Soekarno-Hatta Lolos Tes Covid-19

Baca juga: Pengakuan Terbaru Gisel Terkait Video Syur Bersama MYD

Selain menutup kawasan KBT, Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi menuturkan upaya mencegah penularan Covid-19 dengan melakukan penyekatan.

Di malam pergantian tahun baru 2021 terdapat tiga lokasi penyekatan, di Jalan Raya Bekasi, Kecamatan Cakung perbatasan dengan Bekasi.

"Lalu di Lampiri (Jalan Inspeksi Kalimalang) perbatasan dengan Bekasi, dan di Jalan Raya Bogor, perbatasan Jakarta Timur dengan Kota Depok," tutur Arie.

Nantinya petugas gabungan di tiga lokasi tak hanya melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan jalan yang hendak masuk ke Jakarta Timur.

Arie menyebut bakal dilakukan pemeriksaan rapid test antigen di ketiga lokasi perbatasan guna mencegah penularan Covid-19 meluas.

"Kita juga melakukan kegiatan kemanusiaan dengan melakukan rapid test antigen, nanti yang masih nakal akan kita lakukan langsung rapid di tempat. Kalau reaktif akan dikirim ke Puskesmas, selanjutnya nanti dikirim ke (RSD) Wisma Atlet," lanjut dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved