Breaking News:

Polisi Keluarkan Tembakan Peringatan saat Amankan Maling yang Nyaris Dibakar Massa

personel Unit Reskrim Polsek Duren Sawit sempat kewalahan saat menyelamatkan Rangga dari amuk massa

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Personel Unit Reskrim Polsek Duren Sawit saat mengamankan Rangga Abdullah (34) yang babak belur dan nyaris dibakar massa, Jakarta Timur, Minggu (3/1/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Emosi massa saat meringkus Rangga Abdullah (34), pencuri dompet di satu Warkop Jalan Soekanto, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur tak lagi terbendung.

Selain memukuli Rangga yang tertangkap depan satu SPBU pada Minggu (3/1/2021) malam, sempat terlontar celetukan agar membakar pemuda warga Kecamatan Cakung itu.

Ani (38), pemilik Warkop yang dompetnya dicuri mengatakan personel Unit Reskrim Polsek Duren Sawit sempat kewalahan saat menyelamatkan Rangga dari amuk massa.

"Pas datang polisi yang datang pakai pakaian preman nyuruh warga bubar, tapi karena warga tetap emosi mukul dan mau bakar pelaku jadi polisi ngeluarin tembakan," kata Ani di Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (4/1/2021).

Menurutnya butuh dua tembakan peringatan ke udara yang dilesakkan personel Unit Reskrim Polsek Duren Sawit sampai akhirnya warga membubarkan diri.

Setelah berhasil meredam emosi warga secara paksa, personel Unit Reskrim Polsek Duren Sawit yang datang lalu mengamankan Rangga.

"Waktu kejadian warga emosi karena pelaku ini sudah tertangkap tangan tapi tetap enggak mengaku sudah mencuri. Habis warga bubar dibawa pelaku polisi pakai motor," ujarnya.

Baca juga: Puluhan Pedagang KBT Jalani Rapid Test Saat Gelar Aksi Damai

Baca juga: Pemkot Tangsel Siapkan 167 Titik Vaksinasi Covid-19 Termasuk di Puskesmas Hingga Klinik

Baca juga: Hakim Tolak Rizieq Shihab Hadir di Sidang Praperadilan, Kuasa Hukum Bereaksi

Ani menuturkan Rangga yang beraksi dengan modus berpura-pura jadi pembeli di Warkop miliknya beraksi seorang diri saat keadaan sedang sepi.

Kala Ani memalingkan pandangan untuk menyiapkan pesanan minuman dingin, Rangga mengambil dompet korban yang tergeletak dekat laci lalu kabur.

Beruntung teriakan permintaan tolong Ani saat kejadian didengar warga dan pengguna jalan yang akhirnya berhasil meringkus pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit AKP Esti Budi Setyanta menuturkan dari hasil pemeriksaan Rangga mengaku terlibat kasus tindak pidana lain.

"Yang bersangkutan mengaku sebelumnya melalukan tindak pidana lain. Jadi kasusnya kami limpah ke Polres (Jakarta Timur), langsung kami serahkan ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut," tutur Budi.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved