Yuk Atasi Rasa Cemas Saat Naik Pesawat Lewat 8 Tips Ini

Sebagian orang masih menganggap naik pesawat menjadi momok yang menakutkan. Kamu bisa lakukan cara ini mengatasi rasa takut naik pesawat.

Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019
Jemaah haji senam ringan dipimpin tim kesehatan dari Kementerian Kesehatan beberapa menit sebelum pesawat mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Selasa (9/7/2019). Sebagian orang masih menganggap naik pesawat menjadi momok yang menakutkan. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sebagian orang masih menganggap naik pesawat menjadi momok yang menakutkan.

Meskipun menaiki pesawat berdasarkan data memperlihatkan bahwa jenis perjalanan yang tergolong paling aman.

Diketahui, terdapat penyebab rasa takut naik pesawat.

Dikutip dari Kompas.com, penyebab rasa takut naik pesawat karena kombinasi beberapa faktor antara lain pengalaman naik pesawat yang membuat trauma seperti pesawat mengalami turbulensi, hingga kecemasan karena berada dalam pesawat adalah sesuatu yang berada di luar kontrol diri.

Menurut sebuah laporan dalam jurnal Research in Transportation Economics, perjalanan udara cenderung lebih aman dalam hal risiko kematiannya, dibandingkan dengan moda transportasi lainnya, termasuk mobil, kapal feri, kereta bawah tanah, kereta api, dan bus.

Rasa gelisah dan tidak nyaman ketika naik pesawat biasanya akan berakhir setelah penerbangan berakhir pula.

Namun, bagi sebagian orang rasa takut itu akan terus-menerus ada atau dikenal dengan istilah aviofobia.

Mereka yang memiliki aviofobia punya perasaan takut terbang yang lebih dari sekadar rasa tidak nyaman sesaat yang dialami kebanyakan orang.

Klaustrofobia atau rasa takut terhadap tempat sempit atau tertutup juga bisa memicu avifobia.

Sebab, kabin pesawat adalah ruang yang terbatas dan penuh.

Kecemasan juga cenderung meningkat ketika pesawat lepas landas.

Kondisi kabin pesawat Garuda Indonesia, Dimana penumpang diberlakukan physical distancing dan hanya mengangkut 50 persen dari kapasitas pesawat, Senin (25/5/2020).
Kondisi kabin pesawat Garuda Indonesia, Dimana penumpang diberlakukan physical distancing dan hanya mengangkut 50 persen dari kapasitas pesawat, Senin (25/5/2020). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Asosiasi Kecemasan dan Depresi AS (ADAA) membagikan beberapa praktik yang bisa kamu terapkan untuk mengatasi rasa Cemas dan takut ketika naik pesawat, di antaranya:

1. Cari pemicu rasa takut

Cari tahu apa hal yang membuatmu takut naik pesawat dan amati bagaimana reaksi kecemasan tersebut bisa terpicu.

Mengetahui pemicu rasa takut dapat membantumu mengelola rasa takut tersebut ketika tingkat kecemasannya rendah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved