Marullah Dipilih Jokowi Jadi Sekda DKI, Gubernur Anies Tak Bisa Intervensi

Presiden Joko Widodo telah menunjuk Marullah Matali sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI menggantikan Saefullah yang meninggal akibat Covid-19.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muji Lestari
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Balai Kota DKI, Jumat (11/9/2020). Marullah Dipilih Jokowi Jadi Sekda DKI, Gubernur Anies Tak Bisa Intervensi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Presiden Joko Widodo telah menunjuk Marullah Matali sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI menggantikan Saefullah yang meninggal akibat Covid-19.

Wali Kota Jakarta Selatan itu mengalahkan dua pesaingnya, yaitu Penjabat (Pj) Sekda DKI Sri Haryati dan Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, penunjukan Marullah sebagai Sekda DKI sepenuhnya merupakan kewenangan dari Presiden Jokowi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta jajarannya pun tak bisa mengintervensi keputusan Jokowi.

"Kami akan menerima apa pun keputusan dari pemerintah pusat dan memastikan proses dan kinerja, program-program ke depan bersama gubernur dan sekda berjalan baik," ucapnya, Senin (18/1/2021).

Politisi Gerindra ini mengatakan, proses pemilihan Sekda DKI telah dilakukan secara terbuka dan profesional.

Baca juga: Wasekjen AMPI Nilai Jokowi Tepat Tunjuk Komjen Listyo Sigit Prabowo Sebagai Calon Kapolri

Adapun proses seleksi Sekda DKI ini telah dimulai sejak Oktober 2020 atau dua pekan setelah Saefullah meninggal.

"Proses pemilihan sejak awal dilakukan sesuai mekanisme dan aturan perundang-undangan yang ada. Dilakukan secara profesional, transparan, sampai tiga besar," ujarnya di Balai Kota.

Awalnya, proses seleksi dilakukan secara terbuka dengan jumlah calon mencapai 10 orang.

Selain ketiga orang nama yang diajukan Anies ke Presiden Jokowi, beberapa pejabat yang ikut seleksi antara lain Yusmada Faizal (Asisten Pembangunan Setda DKI); Andri Yansyah (Kepala Disnakertrans dan Energi).

Baca juga: Kapan Olah TKP Kasus Video Syur Gisel dan Nobu di Medan? Polisi Bilang Begini

Baca juga: Pelanggar Protokol Kesehatan di Tangsel Dibawa untuk Berziarah ke Makam Korban Covid-19

Baca juga: 1 Pegawai PTSP Positif Covid-19, Pelayanan Kelurahan Cipinang Melayu Dialihkan ke Kantor Kecamatan

Kemudian, Dhany Sukma (Kepala Dukcapil DKI); Faisal Syafruddin (Kepala BP BUMD DKI); Bayu Meghantara (Anggota TGUPP); Edi Sumantri (Kepala BPKD DKI); dan Arifin (Kepala Satpol PP).

"Tujuannya adalah agar semua mendapat kesempatan yang sama. Supaya semua bisa belajar dan tidak ada persaingan internal," kata dia.

"Semuanya berkompetisi dilakukan secara sehat dan pada akhirnya terpilih berdasarkan keputusan pemerintah pusat," tambahnya menjelaskan.

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali, Lc., M.Ag.
Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali, Lc., M.Ag. (YouTube MJS WTC Jakarta)

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunJakarta.com, Marullah bakal dilantik sore ini, pukul 16.00 WIB.

Sekda pilihan Presiden Jokowi ini bakal dilantik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved