Breaking News:

Pedagang Bakso Sapi Se-Tangsel Kompak Tidak Jualan Selama 2 Hari, Imbas Pedagang Daging Mogok

Ketua Pedagang Mie dan Bakso (Papmiso) Tangsel, Sutrisno, mengatakan, para pedagang bakso sapi se-Tangsel pun akan mogok jualan.

TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Suasana kios pedagang sapi di Pasar Kranji Baru, Jalan Patriot, Kecamatan Bekasi Barat saat mogok dagang, Rabu (20/1/2021).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Mogoknya para pedagang daging sapi di Tangerang Selatan (Tangsel) berimbas panjang, sampai kepada pedagang bakso.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, pedagang daging di Tangsel mogok berjualan lantaran harga daging sapi yang melonjak tidak kunjung surut, mulai hari ini Rabu (20/1/2021) sampai Jumat (22/1/2021).

Pengakuan pedagang daging di Pasar Cimanggis, Ciputat, harga daging per kilogramnya sebesar Rp 120 ribu, naik Rp 10 ribu dari sebelumnya.

Yang membuat para pedagang sampai ambil sikap, banyak pelanggannya yang menolak membeli dengan harga yang naik itu, melainkan hanya mau membeli dengan harga modal Rp 110 ribu per kilogram. 

Dampak dari mogoknya pedagang daging, membuat pedagang bakso kehilangan bahan baku, khsususnya bakso daging sapi.

Ketua Pedagang Mie dan Bakso (Papmiso) Tangsel, Sutrisno, mengatakan, para pedagang bakso sapi se-Tangsel pun akan mogok jualan.

Karena stok hari ini masih ada, maka mogok jualan bakso dimulai Kamis (21/1/2021) sampai Jumat (22/1/2021) dan akan mulai berjualan kembali pada Sabtu (23/1/2021).

"Kalau dampaknya ya kita, pasti kena dampaknya, orang di pasar enggak ada yang jual, kita otomatis kan libur, enggak ada daging. Hari ini masih jualan, ngabisin stok kemarin. Kan kita ada sisa-sisa dari pada enggak jualan," ujar Sutrisno saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Rabu (20/1/2021).

"Besok dipastikan enggak jualan, enggak ada daging. Sampai Jumat, hari Sabtu InsyaAllah sudah mulai ada," tambahnya.

Baca juga: Buruan Cek Online Penerima Bansos Rp 300 Perbulan, Login di dtks.kemensos.go.id

Namun, Sutrisno mengatakan, bagi penjual bakso daging ayam bisa saja tetap berjualan karena bahan bakunya tersedia.

"Tapi kalau yang jualan bakso ayam, ayam kan banyak," katanya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved