Breaking News:

Rizieq Shihab Tersangka

Polisi Tutup Kasus Raffi Ahmad yang Hadiri Pesta, FPI Singgung Nasib Rizieq Shihab

Menurut Kuasa Hukum FPI, polisi seharusnya juga mengambil langkah serupa pada kasus kerumunan yang menjerat Muhammad Rizieq Shihab.

Kolase TribunWow
(Kiri) Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat akan menaiki panggung tempat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan anaknya di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2020) dan (kanan) pesta yang dihadiri oleh Raffi Ahmad. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kuasa Hukum FPI Aziz Yanuar menyoroti keputusan polisi yang menghentikan kasus Raffi Ahmad yang menghadiri pesta di rumah pengusaha Ricardo Gelael di Mampang, Jakarta Selatan.

Menurut dia, polisi seharusnya juga mengambil langkah serupa pada kasus kerumunan yang menjerat Muhammad Rizieq Shihab.

"Iya (kasus Rizieq Shihab seharusnya juga dihentikan)," ujar Aziz saat dihubungi TribunJakarta.com, Kamis (21/1/2021).

Ia mengatakan, kasus-kasus yang terkait pelanggaran protokol kesehatan tidak tepat dikenakan tindak pidana.

Terlebih, lanjut Aziz, jika orang tersangdung kasus pelanggaran protokol kesehatan harus mendekam di penjara.

"Yang jelas kasus prokes ini memang tidak tepat jika dikenakan tindak pidana apalagi sampai ada kurungan penjara, seperti contohnya Habib Rizieq. Kenapa? Karena kita ini kemarin-kemarin tahu betul bahwa karena pandemi Covid-19, banyak narapidana dibebaskan dengan beberapa fasilitas, dengan beberapa ketentuan, kebijakan," ujar dia.

"Kok ini malah dimasukkan (ke penjara) lagi, kan kontra artinya. Kita kadang suka penyakitnya begitu, tidak fokus dan tidak jelas dengan apa visi dan misi dalam melakukan sesuatu kebijakan. Itu sebenarnya maksud saya," tambahnya.

Sebelumnya, Polisi resmi menghentikan kasus Raffi Ahmad yang menghadiri pesta di rumah Ricardo Gelael di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memberikan penjelasan lengkap terkait dihentikannya kasus tersebut.

Halaman
12
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved