Viral Tanda SOS di Pulau Laki Dekat TKP Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182, Roy Suryo Tegas: Orang Iseng

Pakar telematika, Roy Surya angkat bicara soal viral tanda 'SOS' di Pulau Laki dekat tempat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Kurniawati Hasjanah
Google Maps via KOMPAS.com
Tangkap layar sinyal SOS di Pulau Laki, Kepulauan Seribu, area jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182. Begini kata pakar telematika Roy Surya. 

"Setelah muncul penjual sate juga berganti wahana bermain anak-anak," sambungnya.

"Mulai tadi pagi berubah jadi SOS. Ketika berubah ini malah jadi serius," kata Roy Suryo.

Selain itu, melihat dahsyatnya kecelakaan yang menimpa pesawat Sriwijaya Air, Roy Suryo mengungkap kemungkinan tak ada yang selamat.

"Sudah saya sampaikan kemarin juga, dengan kecapatan yang tinggi, impact yang demikian keras terhadap air. Kemungkinan besar pesawat itu tak utuh lagi bahkan dengan semua penumpangnya," ucap Roy Suryo.

Terkait siapa orang iseng yang pertama kali melakukan hal tersebut, Roy Suryo mengaku bukan tugasnya untuk memastikannya.

Suasana di posko terpadu operasi SAR SJ-182, Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, di hari ke-13 pencarian, Kamis (21/1/2021).
Suasana di posko terpadu operasi SAR SJ-182, Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, di hari ke-13 pencarian, Kamis (21/1/2021). (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Namun karena keisengan oknum tersebut, Roy Suryo mengungkap dampak yang bisa terjadi.

Terlebih kepada keluarga korban yang sampai kini belum tahu nasib anggota keluarganya yang menjadi menumpang Sriwijaya Air.

"Saya bisa mengatakan ini hoaks atau orang iseng. Ini berbahaya karena apa? Membuat justru orang-orang mendesak Basarnas mencari ke sana,"

Baca juga: 2021 Istirahat Total Ucapan Syekh Ali Jaber Sebelum Wafat, Adik: Seakan Sadar Sebentar Lagi Pulang

"Ya kalau Basarnas atau kepolisian mencari ke sana ya mereka mencari dengan cara profesional, tapi bayangkan kalau keluarga korban?"

"Misalnya keluarga korban datang ke sana untuk mencari, sudah ke sana berbahaya belum lagi masuk hutan yang tanpa penghuni itu," ucap Roy Suryo.

Jika memang tanda SOS berasal dari korban yang selamat, Roy Suryo mengungkap seharusnya tanda tersebut muncul tak lama sesudah pesawat jatuh.

Baca juga: Profil Wirda Mansur, Anak Sulung Ustaz Yusuf Mansur yang Disebut Dijodohkan ke Putra Syekh Ali Jaber

"Harusnya muncul mulai dari Sriwijaya Air itu kecelakaan, misalnya tanggal 9 10 pokoknya di awal-awal, mungkin kita bisa percaya,"

"Tapi kan ini baru muncul hari ini,"

"Sekali lagi, di tempat yang sama pernah muncul tanda tukang sate dan tanda wahana anak-anak," ucapnya.

Jawaban Basarnas

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved