Breaking News:

Info Kesehatan

Benarkah Konsumsi Es Krim Buat Anak Batuk? Ini Penjelasan Dokter

Terdapat kekhawatiran orang ketika anak mengonsumsi es krim akan terserang batuk dan flu.

Editor: Kurniawati Hasjanah
Freepik
Ilustrasi anak makan es krim. Benarkah Konsumsi Es Krim Buat Anak Batuk? 

TRIBUNJAKARTA.COM - Terdapat kekhawatiran orang tua ketika anak mengonsumsi es krim akan terserang batuk dan flu.

Lantas apakah benar es krim bisa menyebabkan batuk?

dr. Attila Dewanti, Sp.A (K) menjelaskan, es krim yang terbuat dari susu pada dasarnya baik untuk dikonsumsi karena menyediakan kalsium untuk kesehatan tulang dan gigi.

Ia menyatakan, terdapat beberapa faktor lain yang bisa memicu penyakit batuk dan pilek tanpa makan es krim sekalipun.

TONTON JUGA:

Hal ini lantaran es krim hanya sebagai pemicu saja, bukan penyebab utama penyakit.

Jika anak mengalami batuk setelah makan es krim, hal ini terjadi karena kondisi tubuh memang menurun.

dr Attila menyatakan, ketahanan tubuh anak yang rentan terhadap penyakit patut diperhatikan.

Misalnya ketika anak berpenyakit amandel sebaiknya tidak minum es krim karena bisa memicu pembengkakan.

"Sebenarnya jika anaknya dalam kondisi sehat tak masalah, namun jika anak memiliki alergi tertentu maka harus diperhatikan. Jadi es krim aman dikonsumsi ketika daya tahan tubuh anak bagus," terang dr. Attila dalam konferensi pers virtual Pentingnya Memilih Cemilan Baik untuk Tumbuh Kembang Anak Paddle Pop pada Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Jadwal dan Link Nonton Drama Korea True Beauty Episode 13, Simak Sinopsisnya

Jadi ketika imunitas tubuh anak buruk, sebaiknya tak perlu memberi mereka es krim atau minuman dingin lainnya.

dr. Attila menyatakan, untuk memperkenalkan es krim kepada sang anak bisa dimulai ketika buah hati berusia mulai satu tahun, asalkan ia tak memiliki alergi atau penyakit tertentu.

"Sepanjang anaknya tak alergi tertentu, misalnya alergi susu, bisa mengonsumsi es krim," beber dr. Attila.

Tak hanya itu,  jelang peringatan Hari Gizi dan Makanan 2021 pada 25 Januari mendatang, dr Attila meminta agar orang tua memperhatikan cemilan sehat bagi anak.

Misalnya dalam mengonsumsi es krim, maka sebaiknya orang tua memilih yang dikemas dan telah dilengkapi info nutrisi. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved