Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Usai Kecelakaan Pesawat SJ-182, Dirut Sriwijaya Air: Kami Akan Evaluasi Internal

Maskapai Sriwijaya Air akan berbenah usai terjadinya kecelakaan pesawat rute Jakarta-Pontianak dengan registrasi PK-CLC

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Dirut Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena saat konferensi pers terkait hilang kontak pesawat Sriwijaya Air, di terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Sabtu (9/1/2021). Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak hilang kontak disekitar Kepulauan Seribu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Maskapai Sriwijaya Air akan berbenah usai terjadinya kecelakaan pesawat rute Jakarta-Pontianak dengan registrasi PK-CLC di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena mengatakan, evaluasi secara internal terhadap maskapainya akan dilakukan menyusul tragedi yang merenggut nyawa 62 penumpang tersebut.

"Pasti akan ada evaluasi internal, tapi kami tunggu laporan kecelakaan ini," kata Jefferson di atas KRI Semarang-594, Jumat (22/1/2021).

Menurut Jefferson, saat ini pihak Sriwijaya Air tengah berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Kementerian Perhubungan terkait analisis penyebab jatuhnya pesawat.

Kekinian, KNKT tengah menganalisa black box perekam data penerbangan atau flight data recorder (FDR) yang telah ditemukan Selasa (12/1/2021) lalu.

Seiring dengan itu, pencarian terhadap black box perekam suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR) juga terus berlanjut meskipun operasi SAR sudah resmi dihentikan pada Kamis (21/1/2021) kemarin.

Upaya-upaya ini dilakukan untuk menjamin keselamatan operasional penerbangan di masa yang akan datang.

"Tentunya kami tetap berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti KNKT dan Kemenhub untuk menjamin keselamatan operasional agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi," tutur Jefferson.

Baca juga: Polda Metro: Setiap Hari 600-800 Tilang Dikirim ke Rumah Pelanggar Lalin, Terdeteksi Lewat ETLE

Jefferson juga menuturkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban pesawat.

Baca juga: Tim DVI Bantu Klaim Asuransi Swasta Korban Sriwijaya Air

Ia memastikan akan berkomitmen cepat dalam memenuhi hak-hak keluarga korban. 

Baca juga: Tim DVI Bantu Klaim Asuransi Swasta Korban Sriwijaya Air

"Tidak dapat dipungkiri bahwa kami juga merasakan kesedihan yang sangat mendalam, kami juga kehilangan rekan-rekan dari Sriwijaya Air dan saya pribadi juga sangat terpukul dengan keadaan ini," kata Jefferson.

"Sebagaimana yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa kami akan berkomitmen secepatnya memberikan hak-hak korban," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved