Ambroncius Nababan Diminta Tarik Ucapannya dan Minta Maaf

pernyataan Ambroncius dalam menyikapi perbedaan sikap politik, dapat membuat situasi semakin gaduh.

Editor: Muhammad Zulfikar
Tribunnews.com/Igman
Ambroncius Nababan 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) mendukung penuh langkah DPD KNPI Papua Barat yang akan melaporkan Ketua Relawan Pro Jokowi Amin (Projamin), Ambroncius Nababan ke Polda Papua Barat.

Ambroncius Nababan diduga melontarkan pernyataan rasis terhadap tokoh Papua Natalius Pigai melalui akun facebook miliknya.

“KNPI mengecam ucapan Ambroncius Nababan karena hal tersebut rasis dan sangat mengundang perpecahan," tegas Haris kepada wartawan, Senin (25/1/2021).

Dikatakan Haris, pernyataan Ambroncius dalam menyikapi perbedaan sikap politik, dapat membuat situasi semakin gaduh.

"KNPI mendesak Ambroncius untuk segera menarik ucapannya dan meminta maaf karena ini menyangkut nama baik daerah Papua," tegasnya.

Aktivis HMI ini juga mengingatkan bahwa ucapan diduga rasis Ambroncius dapat mengundang gejolak masyarakat di Papua.

“Pernyataan orang seperti Ambroncius Nababan ini yang bisa membuat NKRI terbelah. Oleh karena itu kita mendukung langkah Ketua DPD KNPI Papua Barat Sius Dowansiba melaporkan Ambroncius dan meminta aparat penegak hukum bisa adil dalam menangani kasus rasial tersebut,” tegasnya.

Baca juga: Sah, DPR RI Setujui Komjen Listyo Sigit Prabowo Kapolri Baru Lewat Rapat Paripurna

Baca juga: Usai Divaksin, Danrem 162 Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani positif Covid-19

Baca juga: Makna Rabu Pon Dibalik Rencana Jokowi Lantik Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo

Penjelasan Ambroncius Nababan

Ketua Relawan Pro Jokowi-Ma'ruf Amin (Pro Jamin) Ambroncius Nababan mengungkapkan alasan mengunggah konten yang bersifat rasisme kepada aktivis Papua Natalius Pigai.

Dia mengaku kesal dengan Pigai karena kerap mengkritik pemerintah terkait berbagai isu. Menurutnya, Pigai kerap mengkritik tanpa dasar kepada pemerintah.

"Sebenarnya sudah banyak saya baca tentang Natalius yang selalu menyerang pemerintah, kami Pro Jamin ini adalah profesional jaringan mitra negara. Jadi kami sebagai mitra negara yang resmi diakui oleh Kemenkuham RI. Kami berkewajiban juga untuk sebagai pembantu memantau juga mengawas juga mengawal," kata Ambrocius di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/1/2021).

Ia mengatakan salah satu kritik Natalius yang membuatnya kesal adalah terkait program pemerintah vaksin Sinovac. Ambrocius bilang, pernyataan kritik yang dilontarkan Natalius bisa menurunkan kepercayaan masyarakat terkait vaksin Covid-19.

"Artinya orang menolak itu wajar karena namanya hak asasi. Tapi jangan diekspose keluar sehingga menimbulkan provokasi seakan-akan vaksin ini tidak baik vaksin ini berbahaya sehingga kawan-kawan yang dari daerah ini turun ini melaporkan kepada saya 'pak ketum, tadi di daerah itu mendapatkan hambatan masalah vaksin karena ada statemen dari beberapa tokoh di Jakarta," jelasnya.

Atas dasar itu, ia pun marah dan mengunggah konten rasisme yang tidak terpuji tersebut

"Di situlah saya geram gitu ya, marah gitu ya. Kok ada orang yang mengatakan vaksin sinovac itu tidak baik. Sehingga di daerah kendalanya ya itu tadi, banyak yang gak percaya dan ini dampaknya bagi kita, ya pandemi ini akan lama lagi karena banyak orang indonesia yang gak percaya vaksin," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Terduga pelaku rasisme Ambrocius Nababan mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/1/2021) malam. Kedatangannya itu dimaksudkan untuk pemanggilan penyidik terkait kasus rasisme kepada aktivis Papua Natalius Pigai.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved