Breaking News:

Sedang Tunggu Pesanan Makanan, Pengemudi Ojek Online di Depok Meninggal Setelah Kejang-Kejang

Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan penjaga warung makan, korban sempat mengeluh pusing saat baru tiba

Tribunnews.com
Ilustrasi Ojek Online 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI – Seorang pengemudi ojek online berinisial EY (43) meninggal dunia saat menunggu pesanan makanan di Jalan Haji Asmawi, Beji, Kota Depok, pada Senin (25/1/2021) malam.

Kasubag Humas Polres Metro Depok, AKP Elly Padiansari, mengatakan, berdasarkan keterangan saksi yang merupakan penjaga warung makan, korban sempat mengeluh pusing saat baru tiba.

“Pada saat baru sampai di warung korban mengeluh pusing kepada saksi,” ujar Elly dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/1/2021).

Selanjutnya, korban pun duduk dan sempat dibuatkan teh manis hangat oleh saksi.

Belum sempat diberikan teh manis hangat tersebut, korban tiba-tiba terjatuh dari kursi dan mengalami kejang-kejang.

“Kemudian korban duduk dan sempat ditawarkan teh manis hangat. Tetapi korban seketika terjatuh dari kursi dan mengalami kejang. Kemudian saksi meminta bantuan warga sekitar untuk meminta pertolongan,” jelasnya.

Warga yang menolong pun sempat memasukkan sendok ke dalam mulut korban, karena dikhawatirkan korban memiliki riwayat epilepsi.

Namun tak berselang lama, korban pun berhenti kejang-kejang dan diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Elly mengatakan, berdasarkan keterangan istri almarhum, diketahui korban mengeluh sedang dalam keadaan kurang sehat ketika hendak berangkat bekerja.

“Keterangan istri korban sekira pukul 21.00 WIB korban dikerok karena dalam keadaan kurang sehat,” tuturnya.

Baca juga: Hasil Undian BWF World Tour Finals: Ginting di Grup Neraka, Ahsan/Hendra Lumayan, Ini Lengkapnya

Baca juga: Hindari Kondisi Lebih Parah, Berikut 15 Cara Alami Atasi Asam Lambung

Baca juga: Berbagai Cara Alami Maupun Konsumsi Obat Atasi Tenggorokan Gatal, Kapan Harus ke Dokter?

Istrinya pun sempat melarang, dan tidak mengetahui bahwa korban tetap memaksakan mencari nafkah dalam kondisi tubuh yang kurang sehat.

Terakhir, Elly menuturkan sudah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, karena dikhawatirkan korban terpapar Covid-19.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved