Breaking News:

Stok Darah Menipis, Masyarakat Diminta Tak Takut Berdonor di Masa Pandemi Covid-19

Donor darah bisa dilakukan asalkan tetap mengedepankan protokol kesehatan ketat.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Kegiatan donor darah yang digelar lembaga sosial Perempuan Jenggala 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Lembaga sosial Perempuan Jenggala mengajak masyarakat untuk tidak ragu donor darah di masa pandemi Covid-19.

Ketua Umum Perempuan Jenggala Vicky W Kartiwa mengatakan, donor darah bisa dilakukan asalkan tetap mengedepankan protokol kesehatan ketat.

"Kami menerapkan protokol kesehatan serta mencoba menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa jangan takut donor, meski sedang pandemi. Karena proses donor darah akan tetap aman, sesuai dengan standar Palang Merah Indonesia,” kata Vicky dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Vicky mengungkapkan, saat ini terjadi ketimpangan antara kebutuhan darah dan jumlah pendonor yang membuat stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) menurun.

Perempuan Jenggala pun berinisiatif untuk menggelar acara donor darah di Plaza 5 Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (8/2/2021).

"Acara donor darah itu sebagai upaya membantu PMI memenuhi kebutuhan darah yang semakin hari semakin meningkat, sementara pendonor semakin berkurang," ujar dia.

Selain donor darah, juga ada sosialisasi donor plasma konvalesen yang akan digelar serentak pada 11 Februari 2021 di di Golf Pondok Indah.

Donor plasma konvalesen adalah terapi yang dilakukan dengan memberikan plasma atau bagian darah mengandung antibodi dari orang yang telah sembuh kepada pasien yang sakit.

Menurut dokter Linda Lukitari selaku Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Sub Bidang Supportif dan Terapi Plasma Konvalesen, terapi plasma konvalesen dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh pada orang-orang yang positif Covid-19.

Rizieq Shihab Kembali Gugat Polisi ke PN Jakarta Selatan, Penahanan Dianggap Tidak Sah

Penderita Asam Lambung Boleh Konsumsi Pisang? Ini Jawaban dan Penjelasannya

Spoiler One Piece Chapter 1003: Monkey D Luffy Kehabisan Haki, Roronoa Zoro Tebas Kaido

“Meningkatnya kasus COVID-19 membuat tenaga kesehatan mencari-cari pengobatan yang tepat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh virus ini dan Plasma Konvalesen menjadi pilihan," kata Linda.

"Masalahnya informasi ini belum masif diketahui masyarakat terutama bagi mereka penyintas COVID-19 dan kami bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk Perempuan Jenggala untuk terus menyosialisasikan," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved