Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Polri Bakal Tindak Tegas Penyebar Hoaks Soal Lockdown Total Pada 12 Februari 2021

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengancam penyebar hoaks terkait lockdown Jakarta dengan undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik

Editor: Muhammad Zulfikar
ISTIMEWA
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengancam penyebar hoaks terkait lockdown Jakarta dengan undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Hal ini ditegaskan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Raden Prabowo setelah pihaknya menerima laporan adanya broadcast di Whatsapp yang menyatakan Jakarta akan lockdown pada tanggal 12 Februari 2021.

“Berita hoaks tentu ancaman pidananya di pasal 28 ayat 1 UU tentang ITE,” kata Argo pada konferensi pers terkait libur panjang Imlek, Jumat (5/2/2021).

Adapun ancamannya pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Pemerintah secara tegas membantah isu yang menyatakan akan ada penguncian atau lockdown total di Indonesia, baik itu di DKI Jakarta maupun di daerah lainnya.

Argo menegaskan bahwa isu yang beredar itu tidak benar atau hoaks. Ia berharap masyarakat tidak mudah membagikan broadcast yang diragukan kebenarannya.

Masyarakat juga diminta untuk mengecek informasi di kanal resmi yang disediakan pemerintah, baik di laman resmi kemenkes.go.id atau di laman resmi satgas covid atau situs resmi kominfo jika mendapatkan informasi yang meragukan.

“Saring dulu informasi baru di sharing. Jadi di cek dulu, kalau itu tidak benar jangan dibagikan lagi,” katanya.

Argo berharap masyarakat selalu melakukan cek jika ada informasi yang beredar yang ada di media sosial maupun media lainnya.

Pesan Berantai Terkait Lockdown Total Pada 12 Februari 2021 Dipastikan Hoaks

8.238 Guru di Tangerang Selatan Menunggu Jadwal Vaksinasi Covid-19

Sampah Menggunung di Dekat Proyek Tol Cibitung-Clincing Bekasi, Sudah Ada Sejak Bertahun-tahun Silam

Sementara itu, Jubir Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan sampai dengan saat ini pemerintah belum mengeluarkan kebijakan lockdown total, baik di Jakarta mau di daerah lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved