Breaking News:

Sampah Menggunung di Dekat Proyek Tol Cibitung-Clincing Bekasi, Sudah Ada Sejak Bertahun-tahun Silam

Camat Tambun Selatan Junaefi mengatakan, tempat pembuangan sampah ilegal di wilayah tersebut diperkirakan sudah ada sejak 2015 silam.

ISTIMEWA
Tumpukan sampah yang menjadi lokasi pembuangan ilegal di dekat Proyek Tol Cibitung - Clincing tepatnya di pinggir Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL), Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.    

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemandangan tidak sedap terlihat di dekat Proyek Tol Cibitung - Clincing tepatnya di pinggir Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL), Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Di lokasi tersebut, terdapat tumpukan sampah diduga tempat pembuangan ilegal yang sudah ada sejak beberapa tahun silam.

Camat Tambun Selatan Junaefi mengatakan, tempat pembuangan sampah ilegal di wilayah tersebut diperkirakan sudah ada sejak 2015 silam.

"Sudah ada sejak lama, kurang lebih sudah sekitar enam tahunan," kata Junaefi saat dikonfirmasi, Jumat (5/2/2021).

Dia menjelaskan, pihaknya sudah berupaya melakukan usulan terkait penataan di lokasi pembuangan sampah ilegal melalui musrembang (musyawarah rencana pembangunan).

Dalam usulannya, Kepala Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan sudah meminta agar lokasi tersebut dapat ditata sehingga tidak lagi dijadikan tempat pembuangan.

"Sudah ada usulan dari Kepala Desa Sumberjaya, wilayah tempat pembuangan sampah berada, dihadiri juga instansi dinas terkait," tegasnya.

Pohon Sawo Berdiameter 50 Cm di Ciracas Tumbang, Imbas Hujan Deras Disertai Angin

Puluhan Karung Sampah APD Menumpuk di Pinggir Jalan Kabupaten Bogor, Warga Sekitar Ketakutan

Isu Kudeta Moeldoko untuk Jegal Anies di Pemilu 2024? Rocky Gerung Berikan Penjelasan

Junaefi menambahkan, area tumpukan sampah yang menjadi lokasi pembuangan ilegal diperkirakan seluas 500 meter membentang di pinggir Kali CBL.

Dampak dari keberadaan tumpukan sampah kata dia, telah membuat bau yang tidak sedap di sekitar lokasi dan khawatir gunungan sampah longsor ke dalam sungai.

"Itu rata-rata sampah rumah tangga, dibuang ke area itu sejak lama sehingga menumpuk sampai sebanyak itu," paparnya.

Dia tidak dapat menyebutkan secara rinci sampah berada dari mana, tapi yang jelas, warga Kecamatan Tambun Selatan seharusnya membuang sampah ke TPA Burangkeng milik pemerintah daerah.

"Kita ada retribisi sampah, itu ditarik dari RT/RW lalu petugas dari Dinas Lingkungan Hidup akan mengangkut sampah ke Burangkeng, itu yang resmi," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved