Breaking News:

Alhamdullilah Ada Program Pengganti BLT Subsidi Gaji Karyawan, Ini Penjelasan Menaker Ida Fauziyah

Alhamdullilah, Kementerian Ketenagakerjaan mempersiapkan program pengganti bantuan langsung tunai atau BLT subsidi gaji.

Editor: Suharno
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Menaker Ida Fauziyah saat dijumpai di Hotel Horison, Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (19/11/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Alhamdullilah, Kementerian Ketenagakerjaan mempersiapkan program pengganti bantuan langsung tunai atau BLT subsidi gaji.

Sebelumnya Menteri Tenaga Kerja ( Menaker) Ida Fauziyah sudah memberikan perkembangan terbaru seputar BLT subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan di tahun 2021.

Untuk diketahui, BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) adalah program dari pemerintah untuk membantu karyawan yang terkena dampak Covid-19.

Pada tahun 2020, BLT subsidi gaji diberikan selama 4 bulan sebesar Rp 600 ribu setiap bulannya kepada karyawan swasta. 

BLT subsidi gaji ini langsung ditransfer ke masing-masing rekening penerima.

TONTON JUGA:

Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU), salah satunya memiliki penghasilan di bawa Rp 5 juta. 

Berikut sejumlah fakta seputar BLT BPJS Ketenagakerjaan tahun 2021 yang sudah dirangkum:

1. Tidak dialokasikan di APBN 2021

Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker), Ida Fauziyah, mengakui bahwa dana BLT subsidi gaji atau bantuan subsidi upah (BSU) tahun ini tidak ada alokasinya dalam APBN 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved