Manajer Restoran Jepang Ditemukan Tewas di Apartemen Kawasan Sawah Besar
Kapolsek Sawah Besar, AKP Maulana Mukarom, mengatakan HM sempat mengisolasi dirinya di sana lantaran terpapar virus corona Covid-19.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Manajer Restoran Jepang berinisial HM (45) ditemukan tewas di sebuah kamar apartemen kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (8/2/2021) kemarin.
Kapolsek Sawah Besar, AKP Maulana Mukarom, mengatakan HM sempat mengisolasi dirinya di sana lantaran terpapar virus corona Covid-19.
"Dia (HM) sempat terpapar virus corona. Sekira lima hari di sana (HM) isolasi mandiri," kata Maulana, saat dikonfirmasi, Selasa (9/2/2021).
Maulana menyatakan, HM dipastikan positif Covid-19 karena dokter yang menanganinya telah memberikan keterangan.
"Iya (dipastikan karena Covid-19)," ucap Maulana.
• Petugas Puskesmas Pantau Kesehatan Korban Banjir di Pejaten Timur
• Jalan Tol Cipali Km 122 Arah Jakarta Ambles, Petugas Berlakukan Contraflow
• Wagub DKI Klaim Jakarta Sudah Terapkan PPKM Mikro Sejak 2020
• Penyelundupan 258 Kg Sabu Digagalkan, 2 Juta Lebih Jiwa Manusia Terselamatkan
Sebelumnya, polisi mendapat laporan tersebut dari penghuni apartemen lainnya.
"Dari laporan saksi-saksi, korban sempat mengeluhkan sesak napas sebelum meninggal dunia," tutur Maulana.
"Teman dari korban dapat telepon dari HM ini, katanya yang bersangkutan mengeluhkan sesak napas," lanjutnya.
Kini, kata dia, HM telah dimakamkan sesuai protokol kesehatan perihal Covid-19.
"Sudah dimakamkan," tutur Maulana.