Breaking News:

Klarifikasi Polres Jakarta Timur Atas Kasus Dugaan Elpiji Oplosan Laporan Tim Raimas Backbone

Polrestro Jakarta Timur menyatakan laporan kasus elpiji oplosan yang disampaikan Tim Raimas Backbone tidak terbukti

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
Serambi Indonesia/M Anshar
Ilustrasi. Polrestro Jakarta Timur memberikan klarifikasi terkait laporan kasus elpiji oplosan yang disampaikan Tim Raimas Backbone 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Satreskrim Polrestro Jakarta Timur menyatakan laporan kasus elpiji oplosan yang disampaikan Tim Raimas Backbone pada Sabtu (13/2/2021) tidak terbukti.

Berdasar pemeriksaan tiga pria yang diamankan Tim Raimas Backbone serta sejumlah tabung gas saat melakukan patroli di kawasan Kecamatan Ciracas.

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur Kompol Indra Tarigan mengatakan tidak ditemukan barang bukti dan fakta yang mengarah ke tindak pidana pengoplosan.

"Ini tidak ditemukan alat-alat pengoplosan ya, seperti selang, suntikan dan lainnya. Tidak ada fakta-fakta yang mengarah ke unsur pidana," kata Indra saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Senin (15/2/2021).

Selain tidak adanya barang bukti, hasil penyelidikan tak mendapati ada tempat yang jadi lokasi pengoplosan sebagaimana kasus tindak pidana.

Ketiga pria berikut barang bukti kasus sempat diamankan Tim Raimas ke Mapolrestro Jakarta Timur pun kini sudah dilepaskan oleh penyelidik.

"Kalau lokasi gudangnya kita belum tahu juga. Kalau gas ini oplosan, kita harus temukan tempat oplosannya, tapi kan ini berdasarkan kegiatan patroli," ujarnya.

Indra menuturkan dari pemeriksaan kasus yang dilaporkan Tim Raimas Backbone justru mengarah kepada kelebihan kapasitas angkut kendaraan.

Namun yang berwenang menangani masalah tersebut Dinas Perhubungan, bukan Satreskrim Polrestro Jakarta Timur karena bukan tindak pidana.

"Ini masalah KIR, ranahnya ada di otoritas terkait seperti Dishub atau Satlantas. Kita serahkan ke mereka, kalau kita (Satreskrim) cuma bisa menegur saja," tuturnya.

Sebelumnya Tim Raimas Backbone pimpinan Bripka MP Ambarita mengamankan tiga orang pria yang sedang beristirahat di dekat mobil bak.

Baca juga: Puluhan Tukang Parkir Hadang Mobil yang Dikendarai Zaenal Bersama Istri dan Anakanya, Mobil Dipukuli

Baca juga: Promo Weekday Indomaret Sampai 16 Februari 2021, Sari Roti hingga SilverQueen Beli 2 Gratis 1

Baca juga: Asam Lambung Bisa Sebabkan Mual, Simak Penjelasan dan Cara Mengatasinya

Dugaan gas elpiji dioplos disampaikan Ambarita usai mendapati satu unit mobil bak berisikan 76 tabung gas elpiji 12 kg dan tabung elpiji subsidi 3 kilogram.

"Tabung elpiji 12 kilogram ini yang diduga adalah hasil oplosan dari tabung subsidi 3 kilogram, ke non subsidi 12 kilogram," kata Ambarita.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved