Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Libur Panjang Imlek Selesai, Pemkot Tangsel Imbau Ketua RT Lacak Warganya untuk Tes Covid-19

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel, meminta kepada Ketua RT untuk memantau warganya yang pulang liburan.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Kampung tangguh di RT 4 RW 12, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Tangsel, Senin (15/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Libur panjang Imlek telah berakhir, masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa.

Bagi yang memanfaatkan libur panjang untuk bepergian ke luar kotapun mayoritas sudah kembali ke rumahnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel, meminta kepada Ketua RT untuk memantau warganya yang pulang libur panjang.

Baca juga: Pertahankan Handphone, Dua Remaja Putri di Depok Dibacok Jambret Naik Sepeda Motor

Hal itu juga merupakan bentuk implementasi Pemberlakuan Pemvatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, berharap warganya yang pulang liburan bisa segera terlacak untuk dites Covid-19.

"Ini persoalan juga dari pengawasan, dia keluar kota siapa yang bisa tahu, kami di tingkat kota enggak mungkin bisa tahu. Yang tahu RT, di RT kalau diperlukan rapid test kaya begitu itu silakan koordinasi di tingkat puskesmas, apa lagi misalnya ke kota tempat zona merah, ya RT langsung saja bawa," ujar Benyamin.

Benyamin Davnie meminta Lurah dan Camat berperan aktif berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 tingkat RT.

"Saya menugaskan Lurah dan Camat untuk mengoordinasi di tingkat bawah," katanya.

Imbauan itu sampai ke tingkat RT di Tangsel, di antaranya di RT 4 RW 12, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang. 

Ketua RT 4, Joko Prastowo, mengatakan, pendataan terhadap warga yang pergi liburan ke luar kota sudah dilakukan. 

"Itu detailnya ada di keamanan, Awalnya kita imbau semua warga yang pulang kampung atau keluar kota lebih dari satu hari untuk lapor, awalnya untuk keamanan," ujar Joko di wilayahnya, Senin (15/2/2021).

Namun sampai saat ini, Joko mengaku belum menerima laporan jumlah warganya yang bepergian ke luar kota.

"Syukurnya warga kita masih info ke Satgas. 'Saya enggak enak badan saya swab, saya ternyata positif, mohon petunjuk dari Satgas'. Kita infokan ke puskesmas, kita juga minta warga kita yang dokter untuk mengawasi," ujar Joko.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved