Sempat Viral dan Diamankan Polisi, Remaja Penodong Pistol Mainan di Kebon Jeruk Dibebaskan
Setelah sempat viral dan diamankan polisi, remaja yang mengacungkan senjata mainan kepada seorang pengendara motor di Jalan Kedoya Raya dibebaskan.
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Setelah sempat viral dan diamankan polisi, remaja yang mengacungkan senjata mainan kepada seorang pengendara motor di Jalan Kedoya Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dibebaskan.
Kanit Resmob Polres Jakarta Barat Iptu Avrilendy menyatakan, pelaku berinisial S (18) dibebaskan karena tak ada laporan polisi dari pihak korban.
"Karena dari korban tidak membuat laporan dan itu pistol mainan, jadi pelaku kita kembalikan ke pihak keluarganya," kata Avrilendy kepada Kompas.com, Selasa (16/2/2021).
Avrilendy menjelaskan, korban dalam kasus ini, Rahmat, juga meminta permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan.
"Pelaku dengan korban juga sudah ketemu, sudah didamaikan," sambungnya.
Avrilendy menjelaskan bahwa pistol mainan yang dibawa JS telah dimilikinya sejak bulan November 2020.
Pelaku membeli pistol itu di situs jual beli online.
Aksi penodongan yang dilakukan pelaku sempat viral di media sosial.
Peristiwa penodongan bermula ketika Rahmat membonceng seorang temannya saat melintasi Jalan Kedoya Raya, Minggu sore.
Kemudian, mobil yang sedang dikendarai JS tiba-tiba hampir menyerempet motor Rahmat.
Sontak, Rahmat mengejar JS untuk menegurnya.
"Saya tegur pertama kali dia nggak minta maaf, dia malah ngedumel sambil tutup kaca. Saya kejar lagi," terang Rahmat ketika dihubungi, Senin (15/2/2021).
Pada kali kedua, Rahmat mengetuk kaca mobil JS. Pelaku langsung menodongkan benda berbentuk pistol ke arah teman Rahmat.
Baca juga: Di Cianjur, Guru Madrasah Cabuli Murid, Ini Sederet Kasus & Modus Tenaga Pengajar Bejat di Awal 2021
Baca juga: Asyik Main Ponsel di Pinggir Jalan, Perempuan 23 Tahun Jadi Korban Jambret di Gambir Jakpus
Baca juga: Telah Berhijab dan Ingin Ganti Foto di e-KTP, Begini Prosedur Mengurusnya
"Karena kan saya nggak tahu awalnya itu senjata api asli atau mainan.
Saya mundur karena teman saya bilang 'mundur gue nggak mau mati konyol, jangan deket'. Akhirnya pelanin kendaraan," lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/koboi-todong-pistol-di-barat.jpg)