Breaking News:

Wafatnya Sang Istri dan Tak Dapat Restu Menikah Jadi Alasan Bapak di Bogor Nekat Hamili Anak Kandung

Seorang ayah tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).

TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
IR (51) tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh sang istri dan tak mendapat restu menikah lagi, menjadi alasan IR (51) tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).

Perbuatan bejat ini pun ia lakukan sebanyak 10 kali dalam kurun waktu setahun, hingga akhirnya anaknya mengandung dan telah berusia enam bulan.

Tak sampai disitu, IR pun memaksa anaknya menggugurkan kandungan tersebut. Dengan menggunakan obat dan jamu berbentuk pil, janin tak berdosa itu pun lahir di dunia meski belum waktunya.

Setelah itu, IR pun menguburkan janin hasil perbuatan maksiatnya tersebut di halaman belakang rumah kontrakannya di kawasan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

“Dia minta izin ke anaknya untuk menikah lagi karena istrinya sudah meninggal, anak-anaknya keberatan, tidak dikabulkan. Jadi (pemerkosaan) itu terjadi,” kata Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, saat memimpin ungkap kasusnya di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Selasa (16/2/2021).

Ketika melancarkan napsu bejatnya, tak segan IR pun menyertakan ancaman untuk menyiksa putrinya tersebut.

“Ancaman ada. Namanya pemaksaan pasti ada ancaman,” bebernya.

Sebelumnya diberitakan, pengungkapan kasus ini bermula ketika warga sekitar mencurigai gundukan tanah yang ada di halaman belakang rumah.

“Kasus ini bermula kecurigaan masyarakat menemukan ada seperti makam di belakang rumah kontrakan, kemudian melapor ke Polsek Bojonggede. Polsek menggali ternyata itu ada jasad bayi,” ujar Imran didampingi Kapolsek Bojonggede, Kompol Supriyadi.

Baca juga: Respons Pedagang Pasar Tanah Abang saat Ditawarkan Vaksin Covid-19: Saya Khawatir Ada Efek Samping

Baca juga: Polda Metro Jaya Tangkap 1 Lagi Pelaku Kasus Mafia Tanah yang Rugikan Ibu Dino Patti Djalal

Baca juga: Kebelet Karaoke, Pria Berusia 20 Tahun Nekat Bobol Toko Gadai di Tangerang

Akibat perbuatannya, Imran mengatakan bahwa pelaku dijerat Pasal  81 Ayat 3,Undang-Undang Nomor  35 tahun 2014, tentang persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

“Pasal  81 Ayat 3,Undang-Undang Nomor  35 tahun 2014, tentang persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Ancaman penjara 20 tahun,” pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved