Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Vaksinasi Ojek Online , Pemkot Bekasi Bakal Lakukan Komunikasi Terlebih Dahulu dengan Komunitas

Pemerintah Kota Bekasi belum dapat memastikan kapan vaksinasi Covid-19 kepada para ojek online

Tribunnews.com
Ilustrasi Ojek Online. Pemerintah Kota Bekasi belum dapat memastikan kapan vaksinasi Covid-19 kepada para ojek online 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN -
Pemerintah Kota Bekasi belum dapat memastikan kapan bisa dilakukan vaksinasi Covid-19 kepada para ojek online (ojol).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi Dezy Syukrawati mengatakan, mereka perlu komunikasi terlebih dahulu untuk vaksinasi terhadap ojol.

Sebab lanjut Dezy, jumlah ojol yang cukup banyak tentunya tidak mudah untuk dijajaki satu per satu, seperti program vaksinasi dengan sasaran tokoh agama.

"Ojol-ojol nanti kita melalui komunikasi Dinas Perhubungan (Dishub) dengan komunitasnya, karena nggak mungkin kita tanya satu-satu, sama seperti FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama)," kata Dezy.

Namun, dia belum dapat memastikan apakah profesi ojol masuk dalam sasaran vaksin. Sebab, kebijakan program vaksinasi ada pada pemerintah pusat.

"Kalau pun nanti ada kegiatan (mungkin dilakukan secara) massal, tetap di bawah pengawasan," jelasnya.

Sedangkan untuk sasaran vaksin pedagang pasar, pihaknya juga tengah melakukan koordinasi dengan Dinas Pedagangan Kota Bekasi.

Program vaksinasi untuk pedagang pasar sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), prioritas dilakukan ke pasara tradisional.

"Kalau untuk pasar itu pasar tradisional dulu ya, karena kan resikonya ada di pasar tradisional, lebih banyak bertemunya di pasar tradisional," terangnya.

Halaman
123
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved