Breaking News:

Belajar dari Musibah Tahun Lalu, Warga Ciledug Indah Pasang CCTV dan Alat Pendeteksi Dini Banjir

kawasan Ciledug Indah pada awal tahun 2020 mengalami bencana banjir tinggi bahkan sampai 2 meter.

ISTIMEWA
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah didampingi kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Decky Priambodo meninjau langsung rumah pompa di wilayah RW. 06 Perumahan Ciledug Indah, Karang Tengah, Kota Tangerang, Jumat (19/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah didampingi kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Decky Priambodo meninjau langsung rumah pompa di wilayah RW. 06 Perumahan Ciledug Indah, Karang Tengah, Kota Tangerang, Jumat (19/2/2021).

Tinjauan tersebut bertujuan untuk memastikan fungsi pintu-pintu air dan rumah pompa di wilayah perumahan yang berada di sekitar aliran Kali Angke berfungsi dengan baik dalam mencegah terjadinya banjir.

"Sejauh ini pompa-pompa masih berfungsi baik, Kami juga sudah tugaskan untuk memperbaiki tanggul-tanggul yang ada rembesan. Supaya fungsi tanggul sebagai penahan air berjalan optimal," ungkap Arief.

Baca juga: Sampai Malam Ini, Warga Cipinang Melayu Masih Terendam Banjir 70 Sentimeter

Ia juga mengapresiasi upaya bersama warga RW. 06 Perumahan Ciledug Indah I dalam upaya pencegahan risiko banjir.

Melalui pembangunan alat deteksi dini banjir untuk mengetahui ketinggian debit air Kali Angke yang dibangun dari dana swadaya masyarakat.

"Sistemnya seperti CCTV jadi bisa lihat ketinggian air secara real time," terang Arief.

Sementara itu, Ketua RW. 06 Perumahan Ciledug Indah I Sudarto menambahkan pembangunan alat pemantau ketinggian air dilatar belakangi terjadinya banjir di wilayahnya akibat luapan Kali Angke.

Seperti diketahui, kawasan Perumahan Ciledug Indah pada awal tahun 2020 mengalami bencana banjir tinggi bahkan sampai 2 meter.

Selain itu, dengan adanya alat pemantau ketinggian air tersebut juga berfungsi sistem peringatan dini bagi warga di wilayah perumahan tersebut.

"Jadi sekarang bisa ada persiapan kalau ketinggian air sudah mau lewat dari tanggul," kata Sudarto.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved