Breaking News:

FX Hadi Rudyatmo, Mantan Wali Kota Solo yang Kini Jadi Tukang Las: Ini Juga Pelayanan Masyarakat

FX Hadi Rudyatmo memilih kembali menjadi tukang las, usai tidak lagi menjabat sebagai Wali Kota Solo, dia menyebutnya pelayanan.

KOMPAS.COM/LABIB ZAMANI
Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo kembali melakoni pekerjaan lamanya sebagai tukang las di Kecamatan Pucangsawit, Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/2/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - FX Hadi Rudyatmo memilih kembali menjadi tukang las, usai tidak lagi menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Pria yang akrab disapa Rudy ini saat ditemui di bengkel las miliknya di Pucang Sawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo, terlihat sibuk dengan aktivitas tukang las.

Rudy mengatakan, pekerjaan sebagai tukang las sebenarnya sudah ditekuninya sejak lama.

Namun demikian, rutinitasnya itu akhirnya lama ditinggalkan saat sibuk melayani masyarakat ketika menjadi pemimpin di Kota Solo.

Baca juga: Tak Hanya Buka Pendaftaran Seleksi CPNS 2021, Sejumlah Kementerian Juga Buka Pendaftaran PPPK

Baca juga: Kisah FX Rudy Tak Gengsi Rintis Bengkel Las Setelah Tak Jabat Wali Kota Solo: Urip Kui Urup

Baca juga: Togar Situmorang Apresiasi Gubernur Anies Baswedan yang Pantau Langsung Lokasi Banjir Jakarta

Baca juga: 2 Pemuda Mabuk dan Caci Maki Polisi Tidak Ditahan, Hanya Minta Maaf dan Buat Surat Pernyataan

Oleh karena itu, setelah purna tugas menjadi Wali Kota Solo, ia ingin menekuni kembali pekerjaan itu agar bisa bermanfaat bagi orang lain.

"Saya selalu menyampaikan bahwa urip kuwi urup. Artinya, hidup itu harus bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain," ujarnya, Jumat (19/2/2021).

"Sehingga, kalau ada yang menyampaikan itu pencitraan, lha saya butuh apa? Saya tidak butuh apa-apa. Saya butuhnya ilmu yang saya miliki bisa bermanfaat lagi," tambahnya.

TONTON JUGA:

Dikatakan Rudy, menjadi Wali Kota Solo dan tukang las dianggap memiliki kesamaan dalam hal melayani masyarakat.

Dengan demikian, ia tidak merasa malu atau canggung dengan profesi barunya itu.

Rudy saat mengelas tandon air di bengkelnya di kawasan Puncangsawit pada Kamis (18/2/2021)
Rudy saat mengelas tandon air di bengkelnya di kawasan Puncangsawit pada Kamis (18/2/2021) (tribunsolo.com/Ryantono Puji Santoso)

"Menjadi Wali Kota Solo melayani masyarakat. Saya jadi tukang las juga melayani masyarakat. Artinya, jangan sampai wali kota itu merasa berkuasa. Namun, lebih kepada pelayan masyarakat," ungkapnya.

Meski perkembangan dunia digital saat ini begitu pesat, namun, ia meyakini jasa tukang las tetap akan dibutuhkan selamanya.

Oleh karena itu, ke depan ia juga akan membuka pelatihan las di bengkelnya kepada siswa lulusan sekolah teknik menengah (STM) sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.

"Biarpun era digital pekerjaan manual masih tetap dibutuhkan. Jangan dipandang sebelah mata tukang las itu. Tanpa ada tukang las konstruksi tidak akan bisa jalan," tutur Ketua DPC PDI Perjuangan ( PDI-P) Kota Solo tersebut.

Editor: Suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved