Jambret Bercelurit Serang 4 Remaja di Pondok Aren, 2 Ponsel Berhasil Dibawa Kabur

Dua pria tak dikenal menyerang empat remaja yang tengah duduk di pelataran Musala Al Barkah. Dua ponsel dijambret dari tangan dua remaja tersebut.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Rekaman CCTV peristiwa penjambretan di pelataran Musala Al Barkah, Jalan Haji Basir, Kelurahan Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (21/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Dua pria tak dikenal menyerang empat remaja yang tengah duduk di pelataran Musala Al Barkah, Jalan HajiBasir, Kelurahan Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), menggunakan senjata tajam berupa celurit

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 02.19 WIB, Minggu (21/2/2021) itu terekam CCTV musala.

TONTON JUGA

Terlihat kejadian bermula ketika dua pria tak dikenal naik sepeda motor dan berhenti tepat di depan barisan remaja itu.

Seorang pria turun dari motor dan mengacungkan celurit mengancam. 

Satu remaja berhasil kabur.

Pelaku fokus pada tiga remaja yang tersisa. 

Baca juga: Unik! Korban Banjir di Bekasi Pilih Mengungsi di Mobil Truk Kontainer

Pria bercelurit itu meminta ponsel yang tengah dimainkan.

Dua ponsel dijambret dari tangan dua remaja yang kaget akan peristiwa itu.

Dua remaja yang direbut ponselnya itu bernama Rian dan Afdal.

TONTON JUGA

Rian yang sempat melawan saat ponselnya diambil, disabet celurit tangannya hingga terluka.

Para korban sudah membuat laporan terkait penjambretan tersebut ke Polsek Pondok Aren

"Yang duduk empat, korbannya dua. Dua HP yang dibawa kabur itu. Korban ada dua, Rian dan Afdal," ujar Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, AKP Sumiran saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (22/2/2021).

"Iya satu, yang korban yang HPnya diambil. Ada luka tergores lengannya," katanya. 

Baca juga: Catat! Berikut Cara Dapat Undangan Clubhouse agar Dapat Bikin Akun

Sumiran mengaku tengah melacak identitas pelaku berdasarkan pengakuan korban dan bukti CCTV yang diamankan.

"Masih kita dalami," pungkas Sumiran.

(*)

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved