Unik! Korban Banjir di Bekasi Pilih Mengungsi di Mobil Truk Kontainer
Memanfaatkan truk kontainer milik perusahaan di dekat perkampungan. Warga diberikan akses menggunakan kendaraan besar truk kontainer.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, KEDUNGWARINGIN - Banjir akibat luapan Sungai Citarum merendam pemukiman warga di sejumlah desa wilayah Kabupaten Bekasi.
Kondisi ini terjadi sejak tiga hari lalu dan masih berlangsung hingga Senin (22/2/2021).
TONTON JUGA
Jumlah titik banjir yang cukup banyak membuat bantuan dari pemerintah setempat belum merata.
Seperti yang dialami warga Kampung Bojong, Desa Bojong Sari, Kecamatan Kedungwaringin, Bekasi.

Pantauan TribunJakarta.com, pemukiman warga di lokasi tersebut masih terendam banjir dengan ketinggian sekitar satu meter.
Bantuan yang belum merata membuat warga terpaksa bertahan dengan mendirikan pokso pengungsian secara mandiri.
Baca juga: Sidang Kebakaran Kejagung, Ahli Puslabfor Polri Sebut Ada Fraksi Solar di Setiap Lantai
Baca juga: Nissa Sabyan Disebut Jadi Selingkuhan Ayus, Sahabat Merasa Sakit Hati: Aku Tau Banget Anaknya Gimana
Baca juga: Koalisi Masyarakat Minta Vaksinasi Mandiri Ditunda, Ini Penjelasannya
Salah satunya memanfaatkan truk kontainer milik perusahaan di dekat perkampungan.
Warga diberikan akses untuk menggunakan kendaraan besar tersebut sebagai tempat tinggal sementara.
Terdapat sekitar delapan truk kontainer yang dimanfaatkan sebagai posko pengungsian.
Kendaraan diparkir di dekat perkampungan yang aman dari banjir.
Truk kontainer besar yang digunakan sebagai posko pengungsian berupa trailer box berukuran besar.
Bagian penutup samping dibuka untuk akses masuk.
Di dalamnya, warga tampak menggelar alas berupa karpet atau tikar, bahkan sebagian di antaranya memanfaatkan truk sebagai dapur darurat.