Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Suka Duka Pelukis Spanduk Pecel Lele, Hartono Kerap Dikomplain Akibat Salah Ejaan hingga Cat Luntur

Sebagian besar spanduk pecel lele karya Hartono (51) telah menghiasi berbagai daerah di Indonesia, bahkan sampai ke ujung Papua.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Hartono sedang melukis spanduk pecel lele di rumah kontrakannya Kawasan Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Bekasi pada Senin (22/2/2021). 

"Jadi si A (pelanggan) browsing di internet ada foto spanduk karya saya. Nah dia order, tapi hasil yang di internet sama hasil aslinya jauh banget. Orangnya datang ke saya. Saya jelaskan dia ternyata menghubungi bukan nomor hp saya," ceritanya.

Hikmahnya, orang itu malah menjadi pelanggan baru Hartono semenjak peristiwa itu.

Salah Tulis Nama Paijo

Namun, ada lagi pengalaman yang murni kesalahan Hartono. Ia pun belajar dari kesalahan itu.

Kesalahan itu bermula saat Hartono menerima pemesan spanduk pecel lele atas nama Paijo.

Ia merasa bahwa nama Paijo merupakan nama jadul alias jaman dulu. Ada niat Hartono untuk menambahkan huruf D di antara nama itu.

"Pemahaman saya nama Paijo itu orang zaman dulu. Berarti hurufnya itu ejaan lama. Sebelum huruf J saya tambahkan D jadi Paidjo," ceritanya.

Eh, setelah spanduk tulisan rampung, inisiatif Hartono malah berujung komplain.

Sebagai pemilik warung pecel lele, Paijo berkeberatan karena namanya nanti tidak sesuai dengan nama usaha di aplikasi layanan makanan.

"Orangnya komplain enggak mau nanti enggak sesuai dengan nama yang di-grab. Akhirnya dibuat lagi," lanjutnya.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved