Breaking News:

Sumur Resapan di Jakarta Baru Dibuat 2 Ribuan, Target Gubernur Anies Baswedan Meleset?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah mencanangkan pembuatan 1,8 juta sumur resapan untuk mengatasi banjir di ibu kota. Namun belum terpenuhi

Diskominotik Jakarta Pusat
Sumur resapan Jakarta Pusat, Rabu (25/11/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah mencanangkan pembuatan 1,8 juta sumur resapan untuk mengatasi banjir di ibu kota. Namun belum terpenuhi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah mencanangkan pembuatan 1,8 juta sumur resapan untuk mengatasi banjir di ibu kota.

Proyek pembuatan sumur resapan itu bakal dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun, mulai 2020 hingga 2022 mendatang.

Meski optimis mampu membuat jutaan sumur resapan, nyatanya realisasi dari proyek tersebut sangat rendah.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf menuturkan, hingga saat ini baru 2.974 sumur resapan yang berhasil dibangun.

Petugas dari Sudin SDA Jakarta Pusat sedang membangun sumur resapan air di kawasan Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019)
Petugas dari Sudin SDA Jakarta Pusat sedang membangun sumur resapan air di kawasan Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019) (Dok Sudin SDA Jakarta Pusat)

"Kalau SDA sendiri kemarin (2020) sudah sampai 2.974 sumur resapan," ucapnya saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (22/2/2021).

Ini artinya, program pembuatan sumur resapan yang dicanangkan Gubernur Anies Baswedan masih jauh dari target.

Baca juga: Takziah ke Rumah Duka Korban Banjir, Gubernur Anies: Genangan Banjir Bukan Kolam Bermain

Bahkan, progres pengerjaannya belum mencapai satu persen dari target di 2020 lalu.

Padahal, pembuatan drainase vertikal ini sejatinya sangat sederhana, yaitu hanya dengan membuat lubang.

Juaini beralasan, pihaknya terkendala masalah vendor yang hanya ada dua di tahun 2020 lalu.

Namun, ia memastikan, pihaknya bakal mengebut pengerjaan sumur resapan di tahun 2021 ini.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf saat ditemui di gedung DPRD DKI, Senin (22/2/2021).
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf saat ditemui di gedung DPRD DKI, Senin (22/2/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI)

"Kemarin kenapa lambat? Karena vendornya cuma dua, nah sekarang lagi diproses, vendornya itu ada 100," ujarnya.

"Kami harapkan banyaknya vendor jadi yang kerja juga banyak, sehingga program bisa cepat kami jalankan," tambahnya menjelaskan.

Baca juga: Kegarangan Pria yang Hantam Paving ke Mobil Mahasiswi Berubah Ketika Pelaku Kenakan Baju Oranye

Dikutip dari Kompas.com, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal melanjutkan pembuatan lebih dari satu juta sumur resapan atau drainase vertikal.

Seperti diketahui, program pembuatan sumur resapan ini menjadi salah satu pengendalian banjir Jakarta.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarya Juaini mengatakan, nantinya program pembuatan sumur resapan atau drainase vertikal ini akan melibatkan masyarakat dalam pengerjaannya.

Namun, untuk material yang diperlukan akan difasilitasi oleh Dinas SDA DKI Jakarta.

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar saat meninjau uji coba sumur resapan di Jl DI Panjaitan, Senin (28/12/2020).
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar saat meninjau uji coba sumur resapan di Jl DI Panjaitan, Senin (28/12/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Rencananya, nanti kita minta pembuatan ini dilakukan secara padat karya. Jadi, dari warga bisa ikut andil membuat sumur resapan," ucap Juaini dalam rapat pengendalian banjir yang ditayangkan akun Youtube Pemprov DKI, Kamis (6/8/2020).

Ia menjelaskan, pengerjaan sumur akan dimulai tahun 2020 hingga 2022, memiliki target 60 titik sumur resapan setiap satu rukun tetangga (RT).

Baca juga: Petugas Gabungan Bantu Warga Cipinang Melayu Bersihkan Sisa Lumpur Pascabanjir

Rinciannya, 82.020 sumur resapan dari 1.367 RT di Jakarta Pusat, 364.620 sumur resapan dari 6.077 RT di Jakarta Selatan, 311.940 sumur resapan dari 5.199 RT di Jakarta Barat, dan 428.160 sumur resapan dari 7.136 RT di Jakarta Timur.

Sementara itu, untuk sumur resapan tak akan dibangun di Jakarta Utara.

"Untuk di Utara, kita enggak bisa bangun karena kondisinya airnya dangkal. Digali 1 meter saja, air sudah timbul," tuturnya.

Sebenarnya, program pembangunan sumur resapan sudah dikerjakan di sejumlah titik, seperti di gedung pemerintah daerah, RPTRA, sekolah-sekolah, kantor kelurahan, masjid, dan taman kota.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved