Cap Go Meh, Tempat Wisata Ini Tawarkan Kejutan Bawah Air

Perayaan Cap Go Meh biasanya tak kalah meriah dengan perayaan imlek di Indonesia. Cap Go Meh dirayakan lima belas malam sesudah perayaan Imlek.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADHE LIANA
JAQS juga sudah menggelar pertunjukan liong bawah air saat perayaan imlek di 12 Februari 2021 lalu. Nantinya pertunjukan ini akan digelar lagi pada perayaan Cap Go Meh di akhir pekan tanggal 27-28 Februari. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Perayaan Cap Go Meh biasanya tak kalah meriah dengan perayaan imlek di Indonesia.

Cap Go Meh dirayakan lima belas malam sesudah perayaan Tahun Baru Imlek

Dengan demikian, perayaan Cap Go Meh 2021 ini akan diperingati pada hari Jumat, 26 Februari 2021.

Bagi para traveller yang ingin merayakan Cap Go Meh di tempat wisata, JAQS atau Jakarta Aquarium & Safari, Jakarta Barat, menawarkan kejutan bawah air pada akhir pekan ini.

"di JAQS perayaan ini berlanjut hingga hari Minggu, 28 Februari 2021. Kalau saat perayaan imlek lalu JAQS menggelar pertunjukan liong bawah air yang diikuti oleh para puteri duyung, maka saat Cap Go Meh aksi ini kembali berlangsung," kata Head of Social, Branding, and Communication JAQS, Fira Basuki pada TribunJakarta, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Korban Alami Pembengkakan Payudara dan Bibir, Polisi Tangkap Dokter Gadungan di Ciracas

Sebelumnya, JAQS sudah menggelar pertunjukan liong bawah air saat perayaan imlek di 12 Februari 2021 lalu.

Pertunjukan liong ini, nantinya akan tampilkan ulang dalam perayaan Cap Go Meh, tepatnya pada akhir pekan tanggal 27 dan 28 Februari 2021.

Jakarta Aquarium & Safari (JAQS) menyuguhkan atraksi liong bawah air pada perayaan Imlek tahun ini
Jakarta Aquarium & Safari (JAQS) menyuguhkan atraksi liong bawah air pada perayaan Imlek tahun ini (ISTIMEWA)

Para penyelam, membawa liong sambil berenang bersama putri duyung, juga satwa-satwa air dari dalam akuarium raksasa.

Menurut tim JAQS pada perayaan imlek lalu, berat liong tersebut di dalam air ternyata mencapai 45 kilogram.

Hal ini dikarenakan bahan liong khususnya pada struktur kepala terbuat dari busa inoac atau busa kasur yang dapat menyerap air.

Sehingga menjadi lebih berat apabila berada di dalam air.

Namun, apabila dalam keadaan kering, berat liong ini sebenarnya hanya sekitar 10 kilo.

Untuk memudahkannya dalam bergerak di bawah air, kulit liong dilapisi dengan bahan fabrik atau kain dan jaring. Sementara struktur badannya, menggunakan pipa PVC.

Para penyelam, akan berenang sambil mengendalikan liong di bawah air ini diikuti dengan aksi para putri duyung cantik yang ada di JAQS.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved