Breaking News:

Tanggul Sungai Citarum Jebol, 20.630 Keluarga di Kabupaten Bekasi Terdampak Banjir

Sejak banjir melanda pada Sabtu (20/2/2021) lalu, total sudah 20.630 keluarga terdampak bencana banjir hingga Senin malam. Berdasarkan data BPBD

Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kondisi banjir di Kampung Bojong, Desa Bojong Sari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi akibat luapan Sungai Citarum, Senin (22/2/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketika seluruh perhatian tercurah pada banjir di Jakarta yang diklaim sudah surut dalam satu hari, tak banyak yang tahu banjir di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, jauh lebih gawat dan masih belum surut seluruhnya sampai sekarang.

Sejak banjir melanda pada Sabtu (20/2/2021) lalu, total sudah 20.630 keluarga terdampak bencana banjir hingga Senin malam. Demikian menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.

"Jumlah kecamatan terdampak ada 20, dengan 70 desa/kelurahan. Total 156 titik banjir dan 1 titik tanah longsor," kata IIs Wahyudianto, Kepala Bidang Informasi & Komunikasi Publik Diskominfosantik Kabupaten Bekasi dalam keterangannya, Senin malam.

Iis menyebutkan, berdasarkan pemetaan BPBD, ada sejumlah penyebab yang membuat banjir di Kabupaten Bekasi cukup gawat.

Pertama ialah meluapnya sejumlah sungai sekaligus, yakni Kali Jambe, Kali Sadang, Kali Bekasi, Kali Cibeet, Kali Cilemah Abang, Kali Citarum, Kali Cipamingkis, dan Kali Ciherang.

Di saat yang sama, volume saluran drainase tidak dapat menampung debit air ketika curah hujan tinggi.

"Lalu, tanggul Sungai Citarum jebol di Desa Sumberurip dan Desa Karangsegar, Kecamatan Pebayuran," ujar Iis.

Jebolnya tanggul ini membuat Kecamatan Pebayuran masih terendam banjir hingga 250 cm kemarin. Akses jalan menuju beberapa desa di sekitar tanggul terputus.

"Diperkirakan hampir 7.000 (warga terdampak banjir akibat tanggul Citarum jebol) di kecamatan Pebayuran saja," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, kemarin.

"Ini yang parah 4 desa: Sumberurip, Karangharja, Sumber Sari, dan Karanghaur," lanjutnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved