Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

50 Ribu Lebih Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Tangsel, Vaksinasi Tahap 2 Masih Belum Jelas 

Sebanyak 50 ribu lebih dosis vaksin Covid-19 tiba di Tangerang Selatan (Tangsel)

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Deden Deni di Gudang Farmasi, Serpong, Rabu (24/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Sebanyak 50 ribu lebih dosis vaksin Covid-19 tiba di Tangerang Selatan (Tangsel) dan disimpan di gudang farmasi Dinas Kesehatan, Serpong, pada Selasa (23/2/2021).

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Deden Deni, mengatakan, vaksin  datang dalam bentuk vial, semacam wadah berupa tabung kecil.

Per satu vial terdapat 10 dosis vaksin jenis Sinovac yang sudah diolah oleh PT Bio Farma itu.

"Vaksin baru datang kemarin sore sudah kita simpan di tempat yang sesuai di gudang vaksin, kurang lebih 5.590 vial. Satu Vial itu utk 10 dosis, cuman mungkin maksimal di 9 dosis, jadi kurang lebih 50.310 dosis," ujar Deden di gudang farmasi, Rabu (24/2/2021).

Deden mengatakan, vaksin tersebut dipersiapkan untuk vaksinasi tahap kedua yang menyasar petugas publik, tokoh agama, pedagang pasar dan wartawan.

"Untuk tahap kedua ini sasarannya yaitu ASN, TNI, Polri, ada tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pedagang, sebagian teman-teman wartawan termasuk yang divaksin di tahap kedua ini," ujar Deden.

Deden belum memiliki data jumlah peserta vaksinasi tahap kedua. Namun ia memperkirakan, jumlah dosis vaksin masih kurang.

Terlebih setiap peserta harus menjalani dua kali suntik vaksin, dosis pertama dan dosis kedua.

"Jadi memang kaitannya masih terbatas dibandingkan dengan kebutuhan, kalau kita data semua ya, data ASN saja kita lebih dari 10.000, untuk satu kali dan di kali dua, belum yang lainnya tokoh masyrakat, tokoh agama, pedagang, guru. Guru saja kurang lebih kemarin ada 19.000 kali dua ya 38.000," paparnya.

Pihaknya pun akan membuat skala prioritas yang juga belum ditentukan.

"Jadi itu saat ini kita ada skala prioritasnya yang mana-mana saja diduluin karena jumlah yang terbatas, sementara kebutuhan lebih banyak dari pada jumlah vaksin," kata Deden.

Baca juga: Tangis Eks Wali Kota Solo FX Rudy Berkorban Demi Megawati: Jangan Sampai Ibu Saya Ini Jatuh

Baca juga: Banjir Jakarta Renggut Korban Jiwa, Anggota DPRD DKI Kenneth: Pemprov Harus Lebih Serius & Inovatif!

Baca juga: 2 Hari Lagi, Wali dan Wakil Wali Kota Depok Terpilih Akan Resmi Dilantik

Terkait waktu dan pelaksanaannya juga belum jelas. Deden tidak berani menyebutkannya.

"Ya kita masih nunggu jadwal lokasi juga kita masih koordinasi kapan dan dimana pelaksanaannya," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved