Breaking News:

Banjir di Periuk Tangerang Belum Surut, Pemkot Kerahkan Mesin Pompa untuk Kurangi Debit Air

Pemkot akan memaksimalkan kinerja mesin pompa yang ada untuk mempercepat proses surutnya air di wilayah Perumahan Periuk Damai dan Mutiara Peluit

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kawasan Periuk Damai, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang yang masih terendam banjir setinggi dua meter, Selasa (23/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah kembali meninjau wilayah komplek Perumahan Mutiara Peluit dan Periuk Damai.

Hal itu lantaran kawasan tersebut masih digenangi banjir tinggi.

"Hasil evaluasi yang dilakukan sejak pagi, terdapat sedimentasi yang cukup tinggi yang berpengaruh terhadap daya tampung sungai Cirarab," ungkap Arief dalam keterangannya, Rabu (24/2/2021).

Arief menambahkan Pemkot akan memaksimalkan kinerja mesin-mesin pompa yang ada untuk mempercepat proses surutnya air di wilayah Perumahan Periuk Damai dan Mutiara Peluit.

Mengingat, sebelumnya mesin pompa tidak dapat digunakan karena air masih selevel dengan tanggul.

"Sejak pagi tadi sudah dinyalakan empat mesin pompa yang ada di Situ Bulakan. Sekarang di pintu lima sudah nyala tiga mesin pompa," jabar Arief.

Baca juga: 7 Fakta Terbongkarnya Klinik Kecantikan Ilegal Zevmine Skincare, Ada Aksi Undercover Polwan

Baca juga: Pelantikan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Dijadwalkan Hari Ini

Baca juga: Penjelasan Mantan Manajer Soal Ayus Sabyan dan Nissa Sabyan Disebut Pakai Connecting Room di Hotel

"Tanggul yang jebol dipasang kisdam agar air bisa dipompa melewati tanggul," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Arief, Pemkot telah memasang jembatan apung untuk membantu mobilisasi warga yang keluar masuk area perumahan.

"Jadi lebih aman dan lebih cepat kalau ke rumahnya," kata Wali Kota.

Lebih lanjut Wali Kota berharap agar Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane dan Pemprov Banten dapat segera melakukan normalisasi Sungai Cirarab serta Situ Cipondoh agar daya tampungnya dapat lebih baik.

"Sekarang Pemkot lakukan apa yang bisa dikerjakan, supaya banjir bisa cepat surut dan masyarakat bisa kembali ke rumahnya," tukas Arief.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved