Breaking News:

BNN Catat Lonjakan Peredaran Narkoba Saat Pandemi, Sebulan 1 Ton Sabu Diamankan

Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari mengatakan dalam satu bulan terakhir peredaran narkoba

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Ilustrasi. Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari mengatakan dalam satu bulan terakhir peredaran narkoba meningkat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat lonjakan peredaran narkoba yang dilakukan dengan berbagai modus selama masa pandemi Covid-19.

Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari mengatakan dalam satu bulan terakhir peredaran narkoba yang berhasil diungkap jajarannya justru meningkat.

"Kita melihat trend perkembangan meningkat. Bulan Februari ini sudah lebih dari 1 ton narkoba jenis sabu yang disita oleh BNN," kata Arman Depari di Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (24/2/2021).

Banyaknya jumlah sabu yang berhasil diamankan jajaran BNN seiring tingginya permintaan dari para penyalahguna narkotika terhadap para bandar.

Banyaknya permintaan dari para pemakai tidak hanya tercatat pada peredaran narkoba jenis sabu, tapi juga narkotika jenis lain, di antaranya ganja.

"Ganja yang cukup banyak ini baru dilakukan pengungkapan oleh BNN, belum kita jumlah total kan dengan hasil ungkap kasus oleh Bea Cukai dan Polri," ujarnya.

Arman menuturkan tingginya permintaan dari penyalahguna narkotika jadi masalah pemberantasan sejak lama di Indonesia yang kini berstatus darurat narkoba.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Ditargetkan Mulai Juli 2021, Nadiem: Kemungkinan Tidak 100 Persen

Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 12 Bisa Ditutup Lebih Cepat dari Jadwal, Segera Login ke www.prakerja.go.id

Baca juga: Penampilan Terbaru Arya Saloka Beda Jauh dari Aldebaran, Isyarat Sinetron Ikatan Cinta Akan Tamat?

Menurutnya bila permintaan dari penyalahguna narkotika menurun maka peredaran narkoba di Indonesia akan berkurang karena bandar kehilangan pasar.

"Kami akan melakukan penelitian atau survey, apakah betul seperti yang kita sampaikan tadi. Peningkatan supply (pasokan) juga dipengaruhi permintaan dari pemakai," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved