Breaking News:

Proyek Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Ditargetkan Rampung Maret: Telan Biaya Rp 30 M, Dana Dari Mana?

Syafrin Liputo mengatakan, pembuatan jalur sepeda permanen di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin ditargetkan rampung pada Maret 2021.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo (kanan) bersama Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf di Spot Budaya Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2019). Syafrin Liputo mengatakan, pembuatan jalur sepeda permanen di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin ditargetkan rampung pada Maret 2021. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pembuatan jalur sepeda permanen di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin ditargetkan rampung pada Maret 2021.

"Saat ini sudah dalam proses konstruksi dan kami harapkan selesai bulan Maret," ucapnya, Rabu (24/2/2021).

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, jalur sepeda itu nantinya bakal dibatasi oleh planter box untuk memisahkan dengan jalur kendaraan bermotor.

"Planter box lagi diproduksi di workshop kontraktor, kemudian di badan jalan disiapkan tempatnya berupa marka," ujarnya saat ditemui di Balai Kota Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019).
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019). (TribunJakarta.com/Dion Arya Bima Suci)

Syafrin menyebut, jalur sepeda ini nantinya bakal membentang dari Bundaran Senayan hingga Bundaran HI dan memiliki total panjang 11,2 kilometer.

Proyek pembuatan jalur sepeda permanen ini pun diperkirakan menelan biaya hingga Rp 30 miliar.

Baca juga: KPK Geledah Rumah Milik Politikus PDIP Ihsan Yunus, Ruang Kerja Diperiksa

Baca juga: Ridwan Kamil: Banjir di Kabupaten Bekasi Terjadi Akibat Luapan Sungai Citarum yang Luar Biasa

Baca juga: Begal di Tangerang Mengaku Dihantui Arwah Korban, Motor Emak-emak Tabrak Tembok:Baru Pertama Beraksi

Meski demikian, Syafrin menjamin, tidak ada anggaran sepeserpun yang dikeluarkan Pemprov DKI dalam proyek ini.

"Anggarannya sekitar Rp 30 miliar dari kompensasi pihak ketiga," data Syafrin.

Agar jalur sepeda permanen ini tak diserobot pengguna kendaraan bermotor, Syafrin mengaku, pihaknya bakal berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Selain itu, edukasi juga bakal diberikan kepada pengguna kendaraan bermotor dan sepeda agar mereka melaju di jalur yang telah ditetapkan.

Baca juga: Kasus Perselingkuhan Bikin Malu Tetangga, Nissa Sabyan Didesak Keluar Rumah: Emang Lagi Zaman Kan!

"Kami akan edukasi kepada seluruh pengendara, baik itu kendaraan bermotor atau sepeda untuk menggunakan lajur yang sudah diperuntukkan bagi masing-masing kendaraan," tuturnya.

"Pada prinsipnya, Jakarta menyediakan ruang lalu lintas untuk berbagi jalan," tambahnya menjelaskan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved